125 KK Warga Rempang Sudah Tempati Rumah Baru, 304 Unit di Tanjung Banon Masuki Tahap Finishing

Selasa, 15 Juli 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas tengah evakuasi barang di Rempang Galang, Tanjung Banon, Selasa (15/7/2025). Foto:Ist

Petugas tengah evakuasi barang di Rempang Galang, Tanjung Banon, Selasa (15/7/2025). Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM — BP Batam kembali memfasilitasi perpindahan dua Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan Rempang Eco-City ke hunian baru di Tanjung Banon, Selasa (15/7/2025). Dengan tambahan ini, total 125 KK atau 436 jiwa telah resmi menempati rumah relokasi.

Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, menyampaikan bahwa proses perpindahan dilakukan secara bertahap dan humanis dengan pendekatan komunikasi yang konstruktif serta berbasis budaya.

“Kami mengikuti arahan Kepala BP Batam, Bapak Amsakar Achmad, untuk mengedepankan dialog dan pendekatan kultural dalam setiap tahapan,” ujar Taofan.

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam dalam mendukung percepatan investasi strategis di kawasan Rempang, sekaligus memastikan hak-hak masyarakat tetap terlindungi.

“Kami ingin warga yang sudah menempati rumah baru bisa segera hidup nyaman dan produktif,” tambahnya.

Sementara itu, progres pembangunan 304 unit rumah di Tanjung Banon terus berjalan. Sebanyak 182 unit di antaranya telah siap huni dan memasuki tahap finishing.

Taofan optimistis, pengembangan Rempang Eco-City akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di Batam. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak agar proses berjalan adil, transparan, dan berdasarkan kesepakatan bersama.

“Mari kita kawal bersama agar investasi ini berjalan lancar dan membawa manfaat bagi semua,” tutupnya. ***

Berita Terkait

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri
1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:53 WIB

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Berita Terbaru