Ribuan Warga Saksikan Pemusnahan 2 Ton Sabu di Batam

Kamis, 12 Juni 2025 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan sabu dua ton yang dimusnahkan di Dataran Engku Putri Batam Center, Kamis (12/6/2025). Foto: dok/ Ist

Penampakan sabu dua ton yang dimusnahkan di Dataran Engku Putri Batam Center, Kamis (12/6/2025). Foto: dok/ Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM-Ribuan masyarakat dan pelajar tumpah ruah di Alun-Alun Engku Putri, Kamis (12/6/2025), menyaksikan langsung pemusnahan dua ton sabu yang digelar terbuka oleh Pemerintah Kota Batam. Aksi ini bukan sekadar penghancuran barang bukti, tapi bagian dari kampanye nasional membangun kesadaran publik terhadap bahaya laten narkoba.

Pemusnahan ini menyasar pesan strategis: perang melawan narkoba tak cukup di ruang tertutup. Melibatkan publik, terutama generasi muda, menjadi langkah penting dalam membangun imun sosial terhadap penyalahgunaan narkotika.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra hadir memimpin jalannya prosesi. Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, yang memimpin langsung pemusnahan sabu senilai triliunan rupiah tersebut.

“Ini bukan sekadar pemusnahan, ini edukasi. Kami ingin generasi muda melihat dengan mata kepala sendiri: narkoba itu merusak, dan kita semua bertanggung jawab memeranginya,” ujar Amsakar dalam pidatonya di hadapan pelajar dan warga.

Kampanye ini mengedepankan pendekatan partisipatif. Pemerintah tak lagi berjalan sendiri dalam memberantas narkoba, melainkan menggandeng masyarakat sebagai mitra strategis dalam mencegah penyebarannya sejak dari lingkungan terkecil.

Li Claudia menambahkan, kehadiran pelajar dalam kegiatan ini adalah bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif sejak dini. “Kita ajak anak-anak muda menjadi agen perubahan. Mereka bukan sekadar penonton, tapi pelaku dalam gerakan anti-narkoba,” katanya.

Operasi yang menghasilkan dua ton sabu ini disebut sebagai pengungkapan terbesar dalam sejarah Indonesia. Menurut perhitungan Badan Narkotika Nasional, jumlah tersebut bisa menyelamatkan hingga delapan juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura turut memimpin pembacaan deklarasi anti-narkoba di hadapan massa. Momen ini menjadi simbol penguatan kolaborasi lintas pemerintahan dan masyarakat dalam menghadapi ancaman narkotika yang kian kompleks.

Dengan menjadikan pemusnahan narkoba sebagai peristiwa publik dan edukatif, Batam menegaskan diri bukan hanya sebagai wilayah rawan perbatasan, tetapi juga sebagai garda depan perlawanan terhadap peredaran gelap narkotika.

Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Hanny Hidayat, dalam keterangannya menegaskan keberhasilan pengungkapan 2 ton sabu ini merupakan hasil kerja sama intelijen dan operasi lintas sektor yang patut diapresiasi.

Hanny juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas kelembagaan untuk terus memperkuat pengawasan wilayah perairan dan pelabuhan yang kerap dijadikan titik masuk narkotika.

“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Butuh partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, kami libatkan warga secara langsung agar tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Editor : Zalfirega

Berita Terkait

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:23 WIB

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Berita Terbaru