BP Batam Dorong Optimalisasi Aset Lewat Konsinyering Penataan dan Pengembangan Agribisnis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam melalui Badan Usaha SPAM Fasilitas dan Lingkungan menggelar Konsinyering Penataan dan Pengembangan Agribisnis pada Jumat (11/7/2025). Foto:Humas BP Batam

BP Batam melalui Badan Usaha SPAM Fasilitas dan Lingkungan menggelar Konsinyering Penataan dan Pengembangan Agribisnis pada Jumat (11/7/2025). Foto:Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mendorong optimalisasi aset dan unit usaha di bawah koordinasi Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan sebagai strategi meningkatkan pendapatan negara.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BP Batam melalui Badan Usaha SPAM Fasilitas dan Lingkungan menggelar Konsinyering Penataan dan Pengembangan Agribisnis pada Jumat (11/7/2025).

Kegiatan ini bertujuan merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Unit Usaha Fasilitas dan Lingkungan (HGAT).

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengapresiasi seluruh tim yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan berdampak nyata.

“Sektor agribisnis menyimpan potensi besar untuk mendukung penerimaan negara. Jika dikelola secara modern dan produktif, agribisnis akan menciptakan nilai tambah serta mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pendekatan hijau dan inovatif,” ujar Ariastuty.

Ia menegaskan pentingnya konsinyering ini sebagai momen untuk merumuskan kebijakan strategis dan langkah teknis yang terukur.

BP Batam mencatat total luas wilayah kerja agribisnis mencapai 112,7 hektare yang terbagi menjadi tiga zona: Zona Pertama mencakup 26 penyewa lahan yang mayoritas merupakan petani tanaman hias.

BP Batam akan mendata ulang penyewa dan menyosialisasikan kewajiban pembayaran sewa sesuai Peraturan Kepala BP Batam.

Zona Kedua terdiri dari aktivitas peternakan, pertanian, bangunan milik pemerintah/instansi, rumah dinas, dan fasilitas lainnya. Zona ini juga akan melalui proses pendataan ulang, verifikasi perjanjian, dan penertiban administrasi.

Zona Ketiga yang awalnya direncanakan untuk pembangunan Masjid Mohammed bin Salman (MBS), kini akan dialihkan menjadi kawasan pertanian dan peternakan terpadu.

BP Batam memperkirakan potensi pendapatan dari kawasan agribisnis ini bisa mencapai Rp6,4 miliar per tahun.

“Kami akan memaksimalkan potensi tersebut melalui pendataan ulang, monitoring, evaluasi perjanjian, hingga pemberian surat peringatan dan penertiban aset jika diperlukan,” jelas Direktur Badan Usaha SPAM Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana.

Kegiatan konsinyering ini diikuti oleh pejabat dan staf BP Batam, serta menghadirkan narasumber dari Konsultan Manajemen Pertanian, Wishnu Dewahjana, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis. (\*)

 

Berita Terkait

Pisah Sambut Danyonif 10 Marinir, DPRD Batam Dorong Kolaborasi Jaga Stabilitas Daerah
Li Claudia Lantik 338 Pejabat BP Batam, Tekankan Integritas dan Percepatan Kinerja
Batam Tambah Pasokan Listrik 300 MW, Pemko Yakin Investasi dan Data Center Kian Melaju
Komisi IV DPRD Batam Dorong Event Pariwisata Lebih Kuat, Kenduri Seni Melayu Diminta Terus Berbenah
DPRD Tebo Belajar Kelola PAD ke Batam, Soroti Peran BUMD dan Sinergi BP Batam-Pemko
BP Batam Wajibkan Pemegang Lahan Lapor Progres Lewat LMS, Lahan Tidur Terancam Dicabut
Komisi I DPRD Batam Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Lahan Warga Kampung Belian Perpat Lewat RDPU
DPRD Batam Dorong Pemko Beri Perhatian Lebih kepada Mahasiswa Asal Batam di Luar Daerah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:48 WIB

Pisah Sambut Danyonif 10 Marinir, DPRD Batam Dorong Kolaborasi Jaga Stabilitas Daerah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:42 WIB

Li Claudia Lantik 338 Pejabat BP Batam, Tekankan Integritas dan Percepatan Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:52 WIB

Batam Tambah Pasokan Listrik 300 MW, Pemko Yakin Investasi dan Data Center Kian Melaju

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:49 WIB

Komisi IV DPRD Batam Dorong Event Pariwisata Lebih Kuat, Kenduri Seni Melayu Diminta Terus Berbenah

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:21 WIB

DPRD Tebo Belajar Kelola PAD ke Batam, Soroti Peran BUMD dan Sinergi BP Batam-Pemko

Berita Terbaru