Bea Cukai Batam Catat 174 Kasus, Sita Pasir Timah, Rokok Ilegal, dan Sabu 1 Kg

Jumat, 12 September 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bea Cukai menunjukkan barang bukti penindakan 174 kasus seperti rokok, pasir dan narkoba dalam jumpa pers pada Kamis (11/9/2025). Foto:Istimewa

Bea Cukai menunjukkan barang bukti penindakan 174 kasus seperti rokok, pasir dan narkoba dalam jumpa pers pada Kamis (11/9/2025). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM– Satgas Pemberantasan Penyelundupan Bea Cukai Batam mencatat rekor pengawasan hanya dalam 38 hari.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, Muhtadi melalui Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Evi Octavia dalam keterangannya, Kamis (11/9/2025).

Ia menyebutkan pada periode 1 Agustus–7 September 2025, aparat menindak 174 kasus dengan nilai barang sitaan Rp22,7 miliar dan menyelamatkan potensi kerugian negara Rp15,8 miliar.

Baca juga: Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 20 Ton Pasir Timah di Laut Natuna

Kasus paling menonjol terjadi di Laut Natuna, ketika kapal patroli Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 22 ton pasir timah tujuan Thailand tanpa dokumen kepabeanan. Nahkoda kapal, MF, ditetapkan sebagai tersangka.

Di darat, aparat menyita 4,98 juta batang rokok ilegal di kawasan Marina City, dengan estimasi kerugian negara Rp4,3 miliar.

Sementara di udara, petugas Bandara Hang Nadim menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu yang disembunyikan dalam koper berkompartemen palsu.

“Barang bukti narkotika lain termasuk ganja dan ekstasi, dengan total penyelamatan sekitar 6.600 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” ungkap Evi.

Pengawasan juga membidik arus barang kargo dan penumpang. Dari jalur impor, petugas mengamankan barang larangan seperti furnitur bekas, lampu LED, dan sparepart kendaraan yang dimanipulasi klasifikasinya.

Sedangkan jalur ekspor, Bea Cukai menggagalkan pengiriman rotan inti yang disamarkan sebagai stick bamboo dengan nilai Rp 260 juta.

Selain itu, ditemukan 856 koli barang campuran di Teluk Nenek dan penindakan terhadap 8 kasus uang tunai lintas batas senilai Rp1,45 miliar.

Dari sisi cukai, operasi lapangan menghasilkan 39 kasus dengan barang bukti minuman beralkohol ilegal dan jutaan batang rokok tanpa pita cukai.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Batam, Muhtadi, menegaskan hasil ini menjadi bukti keseriusan menjaga perbatasan.

“Kami mengawasi ketat setiap jalur keluar-masuk barang, baik laut, udara, maupun darat. Sinergi dengan aparat penegak hukum dan stakeholder akan terus diperkuat,” ujarnya menambahkan.

Ia berharap dengan capaian ini, Bea Cukai Batam tak hanya mengamankan penerimaan negara, tetapi juga melindungi masyarakat dari narkoba, menjaga sumber daya alam, hingga mencegah kerusakan ekosistem laut akibat penyelundupan pasir timah.

Baca juga:Satgas Bea Cukai Batam Bongkar 257 Kasus Penyelundupan Ponsel, Rokok Ilegal, hingga Narkoba

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74
Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi
Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka
Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa
Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung
Jalan Gajah Mada Batam Ditargetkan Dibuka 1 November, BP Batam Tuntaskan Perbaikan
Hari Bakti ke-55 BP Batam: Amsakar Raih Penghargaan, Investasi Naik 62,75 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung

Berita Terbaru