Pemuda di Batu Aji Ditemukan Tewas Gantung Diri, Kapolsek: Tak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi penemuan pria yang ga tujuh diri di gubuk di daerah Simpang Tobing, Kecamatan Batuaji, dikerumi warga, Rabu (18/2/2026). Matapedia6.com/Istimewa

Lokasi penemuan pria yang ga tujuh diri di gubuk di daerah Simpang Tobing, Kecamatan Batuaji, dikerumi warga, Rabu (18/2/2026). Matapedia6.com/Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Warga Simpang Tobing, Kampung Rawa Indah, Kecamatan Batuaji, digegerkan penemuan seorang pemuda diduga tergantung di dalam gudang semi permanen kosong, Rabu (18/2/2026) pagi.

Seorang warga yang melintas sekitar pukul 07.30 WIB pertama kali melihat pintu gudang terbuka setengah—tak seperti biasanya yang selalu tertutup rapat.

Rasa curiga mendorongnya mendekat. Di dalam bangunan kosong itu, ia justru mendapati seorang pria tergantung tak bernyawa.

“Langsung saya lapor polisi, tidak berani mendekat,” ujar saksi yang meminta namanya dirahasiakan.

Selanjutnya Polsek Batu aji dan tim Inafis Polresta Barelang segera turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo, memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari pemeriksaan fisik tidak ada tanda kekerasan,” tegas Bayu.

Baca juga:Pria Muda Asal Asahan Ditemukan Tergantung di Gudang Kosong Batam

Korban berinisial RS (26) ditemukan tergantung menggunakan kain sarung di dalam bangunan semi permanen tersebut. Saat ditemukan, ia mengenakan kaos dan celana panjang. Polisi memastikan RS bukan warga Batam.

Petugas mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi belum mengungkap motif di balik dugaan bunuh diri tersebut. Penyidik masih menelusuri latar belakang korban dan berkoordinasi dengan pihak keluarga yang seluruhnya berada di luar kota.

“Motif masih kami selidiki dan kami terus komunikasi dengan keluarga,” ujar Bayu.

Johanes, warga sekitar, menyebut bangunan tempat korban ditemukan merupakan bedeng atau tempat tinggal sementara pekerja proyek ruko di sekitar lokasi.

“Itu bedeng, biasa dipakai tukang bangun ruko,” katanya.

Johanes mengaku tidak mengenal korban. Ia menduga RS masuk ke bedeng dalam kondisi kosong dan menggunakan kain sarung yang ada di dalam bangunan tersebut.

“Saya tidak kenal. Sepertinya sarung itu memang ada di dalam bedeng,” ujarnya.

Baca juga:DPRD Batam Tunda Laporan Akhir Pansus Adminduk, Targetkan Rampung Maret 2026

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Tabrak Bocah di Depan Sekolah, Sopir Rocky Kabur—Polisi Tetapkan Tersangka
Air Masih Seret di Tanjung Sengkuang, Amsakar Kebut Tambah Kapasitas IPA
Kuota Diskon Ludes, PELNI Angkut 467 Ribu Penumpang Saat Mudik Lebaran
Laporan 110 Masuk, Polisi Gerak Cepat Tangani Dugaan Pengeroyokan di Batam Kota
Bapemperda Batam Revisi Perda Sampah, Targetkan Solusi Komprehensif
BP Batam Tutup Jalur Vital Gajah Mada, Arus Dialihkan Tiga Hari
Arlon Veristo Serap Aspirasi Warga Buliang, Tampung Keluhan Infrastruktur
Amsakar Apresiasi Polisi Pengungkapan Pencurian ‘Rayap Besi’, Fasilitas Umum

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 18:51 WIB

Tabrak Bocah di Depan Sekolah, Sopir Rocky Kabur—Polisi Tetapkan Tersangka

Sabtu, 4 April 2026 - 18:31 WIB

Air Masih Seret di Tanjung Sengkuang, Amsakar Kebut Tambah Kapasitas IPA

Sabtu, 4 April 2026 - 16:56 WIB

Kuota Diskon Ludes, PELNI Angkut 467 Ribu Penumpang Saat Mudik Lebaran

Sabtu, 4 April 2026 - 14:21 WIB

Laporan 110 Masuk, Polisi Gerak Cepat Tangani Dugaan Pengeroyokan di Batam Kota

Jumat, 3 April 2026 - 19:42 WIB

BP Batam Tutup Jalur Vital Gajah Mada, Arus Dialihkan Tiga Hari

Berita Terbaru