MATAPEDIA6.com, BATAM-PLN Batam kembali turun langsung ke lapangan. Perusahaan kelistrikan ini menyalurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap II bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Sumatera, selama 20–23 Januari 2026. Aksi ini menegaskan komitmen PLN Batam untuk hadir cepat dan nyata di tengah bencana.
Bantuan tahap kedua ini melanjutkan respons darurat yang sebelumnya dijalankan PLN Batam secara mandiri dan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam.
Kali ini, PLN Batam memfokuskan bantuan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga di desa-desa yang terdampak paling parah.
PLN Batam mengirimkan langsung bantuan ke lokasi banjir. Isinya mencakup sembako, perlengkapan sandang dan kebersihan, peralatan memasak, perlengkapan sekolah, serta sarana air bersih berupa tandon air dan sumur bor. Setiap bantuan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Baca juga:Amsakar–Li Claudia Apresiasi Peran Warga dan PLN, Bantuan Bencana Mengalir ke Sumatra
Penyaluran bantuan menjangkau Desa Babo di Kecamatan Bandar Pusaka; Desa Bandar Khalifah di Kecamatan Tamiang Hulu; Gampong Bundar dan Desa Menanggini di Kecamatan Karang Baru; serta Desa Landuh di Kecamatan Rantau.
Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan.
“PLN Batam memandang bantuan ini sebagai tanggung jawab sosial sekaligus panggilan moral. Kami menyalurkan Bantuan Tahap II langsung ke desa-desa terdampak agar benar-benar menjawab kebutuhan warga. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pascabencana,” ujar Samsul dikutip dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).
Ia menekankan, PLN Batam menjalankan seluruh proses penyaluran secara terkoordinasi, tepat sasaran, serta menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.
“Kami memastikan setiap bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan. Komitmen kami tidak berhenti pada layanan kelistrikan, tetapi juga hadir melalui aksi sosial dan kemanusiaan,” tegasnya.
Ketua Serikat Pekerja PLN Batam, Tony Yuliansyah, menyatakan bahwa keterlibatan insan PLN Batam merupakan wujud solidaritas dan empati terhadap sesama.
“Kami menyampaikan duka mendalam atas musibah banjir ini. Semoga bantuan yang kami salurkan dapat meringankan beban masyarakat dan membantu proses pemulihan,” katanya.
Apresiasi juga datang dari masyarakat penerima bantuan. Datok Penghulu Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Tamiang Hulu, Reli Rianto, menyampaikan terima kasih atas kepedulian PLN Batam.
“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada PLN Batam yang datang langsung dari Batam. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami dan menjadi penyemangat untuk bangkit,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Datok Kampung Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Khairil Ramadhan.
“Alhamdulillah, perhatian ini sangat kami rasakan. PLN Batam tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga kepedulian yang menguatkan kami di tengah musibah,” tuturnya.
Melalui Bantuan Kemanusiaan Tahap II ini, PLN Batam menegaskan bahwa nilai kepedulian, gotong royong, dan solidaritas sosial menjadi bagian dari peran perusahaan.
PLN Batam berkomitmen terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, baik melalui layanan kelistrikan maupun aksi kemanusiaan di saat dibutuhkan.


















