PT TPM Kejar Target Bersihkan Puing Bangunan Bekas Tembesi Tower

Minggu, 12 Januari 2025 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lahan yang sudah dibersihkan dari puing bangunan di lokasi bekas kampung Tembesi Tower, Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Minggu (12/1/2025). Matapedia6.co/Luci

Kondisi lahan yang sudah dibersihkan dari puing bangunan di lokasi bekas kampung Tembesi Tower, Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Minggu (12/1/2025). Matapedia6.co/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Proses pembersihan lahan bekas Kampung Tembesi Tower, Batam, kini tengah dikebut.

Puing-puing bangunan telah diratakan, dan dalam waktu dekat, area tersebut akan sepenuhnya siap digunakan.

Lahan ini terletak berdampingan dengan Mall Top 100 Tembesi dan di bawah pengelolaan PT Tanjung Piayu Makmur (TPM).

Sebagian besar puing bangunan sudah bersih. Sisa material seperti besi, baja ringan, dan spandek juga telah diambil oleh pemiliknya.

Namun, di beberapa area lain, proses pembersihan masih berlangsung. Akses masuk ke lokasi kini telah ditutup dan dijaga oleh petugas keamanan dari TPM.

Berton Siregar, Kepala Unit Pembersihan Lahan TPM, mengatakan bahwa proses pembersihan dilakukan dengan cepat karena lahan tersebut telah dipesan oleh beberapa perusahaan yang akan berinvestasi.

“Kami sedang mempercepat pembersihan karena lahan ini akan segera digunakan. Saat ini kondisinya masih berbukit, jadi perlu diratakan,” ujar Berton.

Menurut Berton, total lahan yang dipesan mencapai 70 hektare. Para investor sudah mendesak agar pembangunan segera dimulai pada tahun ini.

“Beberapa perusahaan sudah memesan satu hingga dua blok. Ini informasi dari pihak Panbil, dan pembangunan gedung harus segera dimulai sesuai permintaan investor,” tambahnya.

Proses Ganti Rugi Warga Masih Berlanjut

Sebelumnya, PT TPM masih memberikan kesempatan kepada warga Kampung Tembesi Tower untuk menerima ganti rugi sesuai nilai aset mereka.

Dari 184 Kepala Keluarga (KK) yang awalnya bertahan, lebih dari 150 KK telah menerima uang ganti rugi.

Ketua Tim Pembebasan Lahan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya tetap memberikan hak warga meski legalitas lahan telah sepenuhnya dimiliki perusahaan.

Perusahaan menerima warga yang terdampak penggusuran Tembesi Tower. Foto:matapedia

“Dalam aturan, ketika tim terpadu turun, sebenarnya tidak ada lagi urusan dengan warga. Namun, kami tetap berpihak pada masyarakat dan memberikan waktu hingga Senin (14/1/2025) untuk negosiasi,” ujar Eka.

Eka juga mengungkapkan bahwa sebagian warga lebih memilih lahan kavling pengganti di daerah Tanjung Piayu daripada uang ganti rugi.

“Kami sangat memahami kondisi warga. Karena itu, kami berikan waktu tambahan agar mereka bisa berpikir dengan matang sebelum membuat keputusan,” katanya.

Proses negosiasi yang berjalan cukup panjang menunjukkan adanya itikad baik dari perusahaan untuk menyelesaikan persoalan ini secara damai. Eka berharap warga yang masih bertahan dapat menghormati keputusan bersama demi kebaikan semua pihak.

“Kami ingin ini selesai dengan baik. Hingga saat ini, kami telah menunggu lebih lama dari yang biasanya dilakukan perusahaan lain dalam proses negosiasi,” tutup Eka.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Wisuda ke-22, Universitas Batam Luluskan 724 Wisudawan
Indosat AIvolusi5G: Otak Cerdas di Balik Jaringan Kepri yang Makin Gesit dan Tahan Serangan Digital
Pasar Rakyat Tiban Kampung Antar Batam Raih Penghargaan Nasional Predikat Pasar Tertib Ukur
Batam Jadi Tuan Rumah Kegiatan CommuniAction 2025 Kementerian Komdigi RI
PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik untuk Jaga Keandalan Pasokan dan Daya Saing Industri
Task Force Batu Aji Gelar Sapu Sampah Liar di Empat Titik Tanjung Uncang dengan Armada Berat
Pematangan Jalan Zona A TPA Punggur Terus Dikebut, Dinas Bina Marga Kerja Hingga Malam
RSBP Batam Raih Trusted Achievement Award 2025 di Yogyakarta

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 21:47 WIB

Wisuda ke-22, Universitas Batam Luluskan 724 Wisudawan

Jumat, 28 November 2025 - 14:06 WIB

Indosat AIvolusi5G: Otak Cerdas di Balik Jaringan Kepri yang Makin Gesit dan Tahan Serangan Digital

Kamis, 27 November 2025 - 22:11 WIB

Pasar Rakyat Tiban Kampung Antar Batam Raih Penghargaan Nasional Predikat Pasar Tertib Ukur

Kamis, 27 November 2025 - 21:51 WIB

Batam Jadi Tuan Rumah Kegiatan CommuniAction 2025 Kementerian Komdigi RI

Kamis, 27 November 2025 - 13:58 WIB

PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik untuk Jaga Keandalan Pasokan dan Daya Saing Industri

Berita Terbaru

OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Foto:OJK Kepri

Nasional

OJK Genjot Literasi Keuangan Digital Mahasiswa UMSU

Sabtu, 29 Nov 2025 - 11:28 WIB