Rudi Tantang Ansar Soal Proyek Rempang Eco City, Ansar Sebut Hanya Masalah Pendekatan dan Komunikasi

Minggu, 3 November 2024 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon gubernur Kepri nomor urut satu Ansar Ahmad bersalaman dengan calon gubernur nomor urut dua Muhammad Rudi usai debat di Hotel Radisson , Sabtu (2/11/2024). Matapedia6.com/ Luci

Calon gubernur Kepri nomor urut satu Ansar Ahmad bersalaman dengan calon gubernur nomor urut dua Muhammad Rudi usai debat di Hotel Radisson , Sabtu (2/11/2024). Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Debat terbuka Pilkada Kepri 2024 di Hotel Radisson, Batam, Sabtu (2/11/2024), menjadi ajang saling tantang yang sengit antara dua calon gubernur, Muhammad Rudi dan Ansar Ahmad, terkait dukungan terhadap proyek Rempang Eco City, salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tengah menjadi sorotan publik.

Dalam sesi penutup debat, Rudi, calon gubernur nomor urut 2 yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, melontarkan kritik tajam terhadap Ansar, calon petahana.

Ia menilai Ansar kurang menunjukkan dukungan konkret untuk Rempang Eco City, khususnya terkait penanganan pemindahan penduduk di kawasan Tanjung Banun.

“Gubernur seharusnya menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam PSN. Namun di lapangan, saya merasa BP dan Kota Batam seakan bekerja sendiri tanpa dukungan penuh dari provinsi,” ungkap Rudi, yang menyebut bahwa proyek ini akan lebih cepat rampung jika didukung semua pihak.

Rudi menekankan bahwa tanpa dukungan aktif dari Gubernur, proyek Rempang Eco City terus menghadapi tantangan.

“Kalau gubernur ikut ambil tanggung jawab, masyarakat pasti lebih cepat menerimanya,” ujarnya.

Ansar Ahmad, calon nomor urut 1, menanggapi kritik Rudi dengan menegaskan dukungannya terhadap proyek yang dapat membawa kemajuan bagi Kepri, termasuk Rempang Eco City.

Ia mengakui bahwa tantangan utama dalam proyek ini adalah pendekatan komunikasi kepada warga terdampak.

“Saya mendukung semua investasi yang membawa manfaat. Namun, untuk Rempang dan Tanjung Banun, pendekatan yang humanis dan dialogis harus dikedepankan agar warga bisa menerima dengan baik,” kata Ansar, menekankan pentingnya komunikasi publik yang tepat agar proyek bisa diterima tanpa konflik.

Menjawab tuduhan kurangnya dukungan, Ansar menjelaskan bahwa proyek PSN berada di bawah kewenangan BP Batam, sehingga perannya sebagai gubernur sering kali terbatas.

“Saya tidak dilibatkan dalam banyak rapat PSN karena BP Batam dianggap memiliki wewenang penuh. Prinsip saya adalah merangkul semua pihak dengan komunikasi terbuka, sebagaimana berhasil kami lakukan di proyek lain seperti Bintan Alumina Indonesia,” jelas Ansar.

Debat yang memanas ini menyoroti perbedaan pendekatan kedua kandidat dalam menangani proyek Rempang Eco City, yang dinilai strategis untuk pengembangan ekonomi Kepri. Keduanya bersepakat bahwa investasi perlu didorong, namun tetap berbeda pandangan soal pendekatan yang harus dilakukan.

Dengan Pilkada 2024 yang semakin dekat, ketegangan dalam debat ini menambah antusiasme publik untuk melihat lebih jauh siapa yang akan membawa Kepri menuju pembangunan yang inklusif dan penuh dukungan masyarakat.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

DPW PAN Kepri Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim, Ridhwan: Pererat Silaturahmi Besarkan Partai
Politik Uang dan Biaya Mahal Disorot, Praktisi–Akademisi Batam Dorong Evaluasi Sistem Pilkada
Amsakar Mundur dari Ketua DPW NasDem Kepri, Pietra Paloh Teri SK dari Surya Paloh
Sahroni Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR Usai Sanksi Enam Bulan
Usai Rakornas, Iman Sutiawan Gerakkan Kader Gerindra Kepri Bidik Dampak Nyata bagi Rakyat
Konsolidasi DPW-DPD Nasdem, Amsakar: Minta Kader Harus Solid dan Akhiri Isu Pelemahan
Hendra Asman Mundur dari Kursi Wakil Ketua III DPRD Batam, Fokus Pemulihan Kesehatan
Masa Kepengurusan Berakhir, DPD PDIP Kepri Gelar Konferda dan Konfercab di Batam

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:39 WIB

DPW PAN Kepri Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim, Ridhwan: Pererat Silaturahmi Besarkan Partai

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:44 WIB

Politik Uang dan Biaya Mahal Disorot, Praktisi–Akademisi Batam Dorong Evaluasi Sistem Pilkada

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:46 WIB

Amsakar Mundur dari Ketua DPW NasDem Kepri, Pietra Paloh Teri SK dari Surya Paloh

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:48 WIB

Sahroni Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR Usai Sanksi Enam Bulan

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:33 WIB

Usai Rakornas, Iman Sutiawan Gerakkan Kader Gerindra Kepri Bidik Dampak Nyata bagi Rakyat

Berita Terbaru