123 KK Tempati Hunian Baru di Tanjung Banon, BP Batam Lanjutkan Pergeseran Warga Rempang

Rabu, 9 Juli 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergeseran warga di Rempang Galang Batam. Foto:ist

Pergeseran warga di Rempang Galang Batam. Foto:ist

MATAPEDIA6.com, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali memindahkan enam Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan Rempang Eco-City ke hunian baru di Tanjung Banon, Selasa (9/7/2025). Dengan tambahan ini, total 123 KK telah resmi menempati rumah baru mereka.

Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, mengatakan pergeseran warga dilakukan secara bertahap dengan pendekatan humanis dan persuasif. Langkah ini bertujuan menjaga kelancaran proses serta memastikan iklim investasi di Batam tetap kondusif.

“BP Batam terus berupaya menyelesaikan pergeseran warga secara baik dan adil. Kami ingin memastikan hak-hak warga terpenuhi,” kata Taofan.

Ia menegaskan, pergeseran ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam dalam merealisasikan investasi strategis di kawasan Rempang.

BP Batam juga tengah menggesa pembangunan hunian warga di Tanjung Banon. Berdasarkan laporan terbaru, sebanyak 182 unit rumah telah siap huni, 67 unit sedang dalam tahap penyelesaian, dan 55 unit lainnya memasuki pengerjaan atap.

“Pada tahap pertama, BP Batam membangun 304 unit rumah. Sementara pengerjaan tahap kedua menjadi tanggung jawab Kementerian PUPR yang kini sedang mematangkan lahan,” jelasnya.

Taofan berharap pembangunan berjalan lancar tanpa kendala berarti agar seluruh warga terdampak bisa segera menempati rumah baru mereka.

“Kami mohon dukungan semua pihak agar proses ini berjalan sesuai harapan. Semoga Batam terus melaju sebagai kawasan investasi unggulan di Indonesia,” tutupnya. (\*)

Berita Terkait

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru