Ketum IKTD Batam Gerakkan Solidaritas: Rang Mudo dan Bundo Kanduang Tanah Datar Galang Dana untuk Korban Bencana Sumbar

Minggu, 30 November 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum IKTD Batam H Arlon Veristo saat galang dana untuk korban bencana alam di Sumbar, Minggu (30/11/2025). Foto:dok/Ist

Ketua Umum IKTD Batam H Arlon Veristo saat galang dana untuk korban bencana alam di Sumbar, Minggu (30/11/2025). Foto:dok/Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM— Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Kota Batam bergerak cepat menggalang dana untuk membantu masyarakat Sumatera Barat yang terdampak bencana.

Ketua Umum IKTD Kota Batam H Arlon Veristo memimpin langsung aksi solidaritas itu dengan mengerahkan kekuatan Rang Mudo dan Bundo Kanduang sebagai ujung tombak pergerakan.

Aksi kemanusiaan ini dimulai sejak kabar bencana meluas. Tanpa menunggu instruksi formal, jajaran IKTD segera membuka posko donasi dan mengoordinasikan relawan.

Rang Mudo Tanah Datar turun langsung mengumpulkan bantuan dari masyarakat, sementara Bundo Kanduang mengoordinasi dapur donasi dan pendataan kebutuhan mendesak.

Arlon Veristo mengatakan bahwa gerakan ini bukan sekadar rutinitas sosial, tetapi panggilan moral untuk membantu “dunsanak” yang sedang menghadapi masa sulit.

“Kita bergerak karena rasa satu kampung, satu darah. IKTD hadir untuk memastikan bantuan tersalurkan cepat dan tepat,” ujarnya usai penggalangan dana di simpang lampu merah Baloi, Minggu (30/11/2025).

Baca juga: Arlon Veristo Jadi Ketua IKTD Batam Secara Aklamasi

Penggalangan dana dilakukan melalui beberapa titik hingga kanal digital. Donasi yang terkumpul akan disalurkan berupa logistik, makanan siap saji, perlengkapan anak, serta kebutuhan darurat lainnya.

Rang Mudo dan Bundo Kandung Tanah Datar saat galang dana di lampu merah Baloi untuk korban bencana alam, Minggu (30/11/2025). Foto:Istimewa

Solidaritas masyarakat perantau dari Tanah Datar terlihat sangat kuat. Semangat barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang membuat gerakan ini cepat meluas dan mendapat dukungan luas dari berbagai komunitas Minang di perantauan.

IKTD menargetkan pengiriman bantuan tahap pertama dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Relawan Rang Mudo akan mengawal langsung penyaluran ke lokasi terdampak.

Hingga kini, IKTD masih membuka ruang bagi siapa pun yang ingin ikut berpartisipasi.

“Setiap donasi, sekecil apa pun, sangat berarti untuk mempercepat pemulihan saudara-saudara kita di Sumbar,” kata Arlon.

Sementara itu, Majelis Tinggi IKTD Batam, Adel Tasman, turun langsung ke jalan, meminta sumbangsih masyarakat untuk meringankan beban dunsanak yang sedang dilanda musibah.

Adel terlihat bersama para relawan IKTD berdiri di titik-titik keramaian, membawa kotak donasi, menyapa pengendara, dan mengetuk hati masyarakat agar ikut peduli.

Gerakan ini diharapkan menjadi pesan kuat bahwa solidaritas perantau tak pernah padam — terutama ketika kampung halaman membutuhkan uluran tangan.

Baca juga: Pengurus Baru IKTD Batam Dilantik, Arlon Veristo Pimpin Periode 2024–2029, Amsakar: Jadikan Batam Rumah Bersama

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik
Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf
Ustaz Abdil Muhadir dan Veve Zulfikar Bakal Meriahkan Tablig Akbar di Batam, Amsakar Ajak Warga Pererat Silaturahmi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru