Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan, Langkah Kurangi Overkapasitas dan Optimalkan Pembinaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam memindahkan 49 warga binaan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam pada Jumat (31/7/2026). Foto:Istimewa

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam memindahkan 49 warga binaan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam pada Jumat (31/7/2026). Foto:Istimewa

67 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam memindahkan 49 warga binaan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam pada Jumat (31/7/2026).

Langkah ini ditempuh untuk mengurangi kepadatan hunian yang selama ini menjadi tantangan di Rutan Batam sekaligus meningkatkan efektivitas program pembinaan.

Pemindahan berlangsung di bawah pengawalan ketat petugas. Sebelum diberangkatkan, seluruh warga binaan menjalani pemeriksaan administrasi dan pengecekan kesehatan guna memastikan proses berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.

Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, mengatakan pengurangan jumlah penghuni menjadi bagian dari strategi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih kondusif.

“Pemindahan ini merupakan salah satu langkah yang kami lakukan untuk mengurangi tingkat kepadatan hunian di Rutan Batam. Dengan jumlah penghuni yang lebih terkendali, kami berharap pelayanan, pembinaan, serta pengamanan dapat berjalan dengan lebih baik dan maksimal,” kata Fajar.

Baca juga:Karutan Batam Fajar Teguh Wibowo Tinjau Blok Hunian, Pastikan Hak dan Pelayanan Warga Binaan Terpenuhi

Menurutnya, tingkat hunian yang lebih terkendali akan memberi ruang bagi petugas untuk meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan kepribadian maupun kemandirian, serta memperkuat aspek pengamanan di dalam rutan.

Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, terutama dalam penanganan persoalan overkapasitas di lembaga pemasyarakatan.

Melalui langkah itu, Rutan Batam menegaskan komitmennya mendukung sistem pemasyarakatan yang lebih efektif, humanis, dan berorientasi pada pembinaan, sehingga proses reintegrasi sosial warga binaan dapat berjalan lebih optimal.

Baca juga:Polsek Lubuk Baja Razia Arena Game Sky City di Batam Usai Dugaan Judi, Hasil Pemeriksaan Tak Temukan Unsur Pidana

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru