Jalan Patah di Batuaji Tinggal Tunggu Pengaspalan

Minggu, 26 Januari 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan patas di depan kedai Tek Kasi Rumah Sakit Aini, Aviari, Batu Aji, Minggu (26/1). Foto:Luci/matapedia

Kondisi jalan patas di depan kedai Tek Kasi Rumah Sakit Aini, Aviari, Batu Aji, Minggu (26/1). Foto:Luci/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM – Perbaikan jalan patah di depan gerbang Perumahan Permata Puri, Kelurahan Buliang, Batuaji, Kota Batam, telah selesai dikerjakan.

Jalan yang sebelumnya rusak kini sudah ditimbun dengan kerikil dan tanah, sehingga kondisinya lebih rata dan dapat dilalui pengendara.

Namun, proses pengaspalan masih menunggu pemadatan tanah untuk memastikan hasil yang maksimal.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Suhar, mengatakan pengaspalan baru bisa dilakukan setelah tanah di lokasi benar-benar padat.

“Kami menunggu tanah di lokasi stabil agar setelah diaspal, jalan tidak mengalami penurunan atau kerusakan. Saat ini cuaca hujan menjadi kendala utama,” jelas Suhar, Minggu (26/1/2025).

Meski perbaikan tahap awal telah selesai, warga sekitar berharap pengaspalan segera dilakukan. Pasalnya, jalan ini merupakan akses utama yang selalu padat, terutama pada jam sibuk pagi dan siang hari.

“Jalan ini sangat ramai dilewati, apalagi letaknya di tengah kawasan padat penduduk. Kalau terlalu lama, kerikil yang ada bisa terbawa roda kendaraan dan berserakan di jalan. Ini berbahaya, terutama bagi pengendara motor,” ujar Warni, warga sekitar.

Selain mengkhawatirkan keselamatan, warga juga berharap pengaspalan dapat segera dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.

“Kami takut kecelakaan terjadi jika kondisi jalan dibiarkan seperti ini terlalu lama,” tambah Warni.

Suhar mengungkapkan, proses pengaspalan memerlukan kondisi tanah yang padat dan kering agar hasilnya tidak cepat rusak. Namun, intensitas hujan yang tinggi belakangan ini membuat proses tersebut terhambat.

“Aspal ini tidak tahan terhadap air. Kalau tanah masih basah, dikhawatirkan tidak akan padat, dan itu bisa memengaruhi kualitas jalan setelah diaspal. Kami akan menunggu cuaca mendukung agar pengaspalan bisa dilakukan dengan maksimal,” ujar Suhar.

Dengan kondisi jalan yang sudah lebih baik, pengendara kini dapat melintasi jalur tersebut dengan lebih aman.

Namun, pemerintah diharapkan segera menyelesaikan pengaspalan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan kenyamanan bagi warga Batuaji.

Pemerintah berkomitmen mempercepat penyelesaian jalan ini demi mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Batuaji yang merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas penduduk yang tinggi.

Warga berharap perbaikan ini menjadi solusi jangka panjang agar akses jalan tetap aman dan nyaman untuk semua pengguna.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru