BP Batam Pastikan Transisi Pengelola RSBP Tidak Ganggu Layanan Pasien

Sabtu, 8 Februari 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayanan di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, berjalan dengan baik selama masa transisi. Matapedia6.com/Dok Humas BP Batam

Pelayanan di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, berjalan dengan baik selama masa transisi. Matapedia6.com/Dok Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM – BP Batam Bantah isu Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, tidak lagi melayani pasien BPJS, pasca bekerjasama dengan Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals India.

Penegasan tersebut diungkapkan Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Sabtu (8/2/2025) melalui saluran pers.

Ariastuty memastikan rumah sakit tetap menjadi rujukan bagi pasien dengan berbagai jenis layanan kesehatan.

“Kami sangat menyayangkan adanya kabar yang menyesatkan. Faktanya, RSBP Batam masih bekerjasama dengan BPJS dan tetap menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat,” ujar Ariastuty.

Ariastuty juga mengungkapkan sepanjang tahun 2024, pasien berstatus BPJS tetap mendominasi jumlah kunjungan ke RSBP Batam.

Dia merincikan kunjungan pasien BPJS untuk Poliklinik Rawat Jalan 76,35%, Rawat Inap 85,39%, dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 76,75%

“Setiap orang berhak memperoleh layanan medis yang memadai, dan ini adalah komitmen kami. Tidak ada alasan bagi pasien untuk khawatir, karena transisi pengelolaan tidak akan mengganggu pelayanan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ariastuty menjelaskan BP Batam telah menjalin kerjasama dengan Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals India untuk pengelolaan RSBP ke depan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pengembangan rumah sakit dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat.

Keputusan ini selaras dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2024 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam, yang bertujuan mempercepat pembangunan ekonomi nasional, khususnya di sektor layanan kesehatan.

“Walaupun nantinya akan dioperasikan oleh Mayapada, pelayanan tetap akan berjalan seperti sebelumnya. Ini sama seperti kerja sama di bandara dan pelabuhan, yang tujuannya untuk meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat,” jelasnya.

Dengan adanya kerja sama ini, BP Batam optimistis bahwa RSBP Batam akan berkembang menjadi pusat layanan kesehatan berkualitas internasional tanpa mengesampingkan akses bagi pasien BPJS dan masyarakat umum.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri
1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:53 WIB

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Berita Terbaru