Harga Daging Sapi dan Ayam Potong di Batam Melonjak Jelang Ramadan

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapak penjualan daging sapi es di pasar Tos 300 Jodoh Kota Batam di serbu pembeli jelang ramadan, Kamis (27/2/2025). Matapedia6.com/Luci

Lapak penjualan daging sapi es di pasar Tos 300 Jodoh Kota Batam di serbu pembeli jelang ramadan, Kamis (27/2/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Menjelang bulan suci Ramadan, harga daging sapi dan ayam potong di Batam mengalami lonjakan signifikan akibat meningkatnya permintaan masyarakat.

Kenaikan harga ini terlihat di sejumlah pasar tradisional, termasuk di Pasar Tos 3000 Jodoh, Batam, yang menjadi pusat perbelanjaan utama bagi warga.

Pantauan di lapangan pada Kamis (27/2/2025) menunjukkan bahwa lapak pedagang daging sapi dan ayam potong penuh sesak dengan pembeli yang ingin menyiapkan stok bahan makanan sebelum Ramadan tiba.

Harga daging sapi beku saat ini naik menjadi Rp 90 ribu per kilogram, meningkat Rp 5 ribu dari harga sebelumnya. Sementara itu, harga ayam potong segar juga mengalami lonjakan dari Rp 33 ribu menjadi Rp 39 ribu per kilogram.

Anisa, seorang warga Batam yang berbelanja di Pasar Tos 3000, mengaku sengaja membeli daging lebih awal untuk menghindari kenaikan harga yang lebih tinggi saat puasa dimulai.

“Setiap tahun pasti naik saat Ramadan. Makanya saya beli dulu untuk stok di rumah,” ujar Anisa.

Hal senada juga disampaikan oleh Manna, pembeli lainnya, yang memilih untuk menyetok daging sapi lebih awal agar tidak terkena dampak kenaikan harga lebih lanjut.

“Puasa tinggal hitungan hari, jadi lebih baik beli sekarang sebelum harga makin naik,” katanya.

Asep Septian, pedagang ayam potong segar di Pasar Tos 3000, mengatakan bahwa pasokan ayam masih normal, namun lonjakan permintaan membuat stok pedagang terbatas.

“Kami sudah menambah stok, tetapi permintaan naik hampir dua kali lipat. Kalau tren ini berlanjut, harga bisa terus naik,” jelasnya.

Saat ini, pasokan ayam potong di Batam sebagian besar berasal dari Barelang dan Tanjungpinang.

Namun, harga ayam di Batam bisa berubah dalam waktu singkat tergantung jumlah stok yang masuk.

“Kalau pasokan ayam malam ini banyak, harga bisa turun. Tapi kalau terbatas, besok bisa naik di atas Rp 40 ribu per kilogram,” tambah Asep.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Bursa Efek Indonesia Kepri Sorot Peluang Besar Pasar Modal: Literasi Naik, Investor Mendekati 20 Juta
BI Paparkan Ketahanan Ekonomi Kepri dan Arah Sinergi Baru di PTBI 2025
Indosat Percepat Inklusi Digital di Kepri dengan AIvolusi5G, Hadirkan Konektivitas yang Lebih Aman dan Cerdas
Obligasi Indonesia di Tengah Guncangan Pasar Global
Batam Jadi Magnet Baru UMKM, Kementerian UMKM, BP Batam, dan BRI Dorong Akses Permodalan dan Investasi
Ekonomi Kepri Triwulan III 2025 Tumbuh 7,48 Persen, Industri dan Investasi Jadi Mesin Penggerak Utama
Batam Catat Lonjakan Logistik, Peti Kemas dan Kargo Naik Tajam
BP Batam Gandeng IPB, Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dorong Investasi Modern

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 17:41 WIB

Bursa Efek Indonesia Kepri Sorot Peluang Besar Pasar Modal: Literasi Naik, Investor Mendekati 20 Juta

Jumat, 28 November 2025 - 23:27 WIB

BI Paparkan Ketahanan Ekonomi Kepri dan Arah Sinergi Baru di PTBI 2025

Selasa, 25 November 2025 - 23:50 WIB

Indosat Percepat Inklusi Digital di Kepri dengan AIvolusi5G, Hadirkan Konektivitas yang Lebih Aman dan Cerdas

Senin, 24 November 2025 - 12:17 WIB

Obligasi Indonesia di Tengah Guncangan Pasar Global

Rabu, 12 November 2025 - 19:33 WIB

Batam Jadi Magnet Baru UMKM, Kementerian UMKM, BP Batam, dan BRI Dorong Akses Permodalan dan Investasi

Berita Terbaru

OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Foto:OJK Kepri

Nasional

OJK Genjot Literasi Keuangan Digital Mahasiswa UMSU

Sabtu, 29 Nov 2025 - 11:28 WIB