2 Nelayan Indonesia Dijemput Bakamla RI di Laut Perbatasan Malaysia-Indonesia

Rabu, 19 Maret 2025 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

2 Nelayan Indonesia yang dijemput Bakamla, Rabu (19/3). Foto:Dok/Bakamla

2 Nelayan Indonesia yang dijemput Bakamla, Rabu (19/3). Foto:Dok/Bakamla

MATAPEDIA6.com, BATAM– Bakamla RI menjemput dua nelayan Indonesia, Muhammad Al Salam (26) dan Suhardi Saparteri (24), yang sebelumnya ditahan APMM karena melanggar batas wilayah perairan.

Penjemputan tersebut dilakukan di perairan perbatasan terluar antara Indonesia dan Malaysia pada Rabu (19/3/2025).

Menurut Kepala Zona Bakamla Barat Laksma Bakamla Bambang Trijanto pihaknya menindak lanjut arahan dari Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, dimana kedua nelayan, awak kapal Purnama Samudera Maritim, ditangkap APMM pada 24 Februari 2025 di perairan Tanjung Bulat, Johor, Malaysia.

“Penangkapan ini terjadi karena dugaan pelanggaran batas wilayah perairan, yang merupakan zona maritim yang menjadi batas antara kedua negara,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (19/3/2025) malam.

“Setelah melalui proses koordinasi dan pertimbangan, APMM memutuskan untuk tidak melanjutkan dakwaan terhadap kedua nelayan tersebut,” tambah dia.

Ia menyebut, bahwa mengenai pembebasan kedua nelayan Indonesia ini pertama kali diterima oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru pada 6 Maret 2025.

Selanjutnya, kedua nelayan tersebut ditempatkan di Tempat Tinggal Sementara (TTS) sebelum proses pemulangan mereka ke Indonesia. Setelah proses administratif selesai, disepakati bahwa serah terima nelayan dan kapal akan dilakukan di titik pertemuan (rendezvous point) yang telah ditentukan.

Penjemputan dilakukan dengan menggunakan kapal KN Pulau Nipah-321. Kapal tersebut bertolak dari Dermaga Batu Ampar pada pukul 09.00 WIB dan tiba di titik pertemuan yang telah disepakati pada pukul 10.30 WIB.

“Serah terima nelayan Indonesia dilakukan di longeroom KN Pulau Nipah-321 pada pukul 10.50 WIB,” ungkap dia.

Serah terima kedua nelayan Indonesia yang disaksikan oleh berbagai pihak, termasuk APMM, Imigrasi Malaysia, Pemerintah Kepri, BNPB, dan Komandan ‘KN Pulau Nipah-321’ berlangsung lancar.

Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widianto, menyerahkan nelayan kepada Laksma Bakamla Bambang Trijanto. Proses ini menunjukkan sinergi kuat antara Bakamla RI dan APMM dalam menyelesaikan masalah perbatasan tanpa penegakan hukum, membuktikan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik dalam kerjasama keamanan laut.

Operasi ini juga mencerminkan keberhasilan dalam melindungi hak-hak nelayan Indonesia dan menyoroti pentingnya kolaborasi antarnegara dalam menyelesaikan masalah perbatasan maritim.

Bakamla RI dan APMM berkomitmen menjaga stabilitas keamanan laut dan hak nelayan Indonesia di perairan perbatasan.

Kasus ini mengingatkan pentingnya perlindungan nelayan Indonesia, terutama di wilayah perbatasan yang rawan sengketa.

Bakamla RI terus memperkuat perannya dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia dan memastikan perlindungan bagi nelayan yang beroperasi di perairan tersebut.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74
Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi
Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka
Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa
Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung
Jalan Gajah Mada Batam Ditargetkan Dibuka 1 November, BP Batam Tuntaskan Perbaikan
Hari Bakti ke-55 BP Batam: Amsakar Raih Penghargaan, Investasi Naik 62,75 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung

Berita Terbaru

Ketua IKTD Batam H Arlon Versito dn Ketua IKTD Tanjungpinang bersama Kapolda Kepri, Jumat (30/10/2026). Foto:Humas Polda Kepri

News

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:01 WIB