Kapal Tenggelam Diterjang Ombak, Tim SAR Selamatkan 9 Pemancing

Senin, 12 Mei 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para korban yang tenggelam akibat dihantam ombak di perairan Bintan. Foto:dok/Tim SAR

Para korban yang tenggelam akibat dihantam ombak di perairan Bintan. Foto:dok/Tim SAR

MATAPEDIA6.com, BINTAN — Ombak besar menghantam kapal pemancing di Perairan Batu Putih, Berakit, Kabupaten Bintan, Minggu (11/5). Kapal tenggelam, namun sembilan penumpangnya berhasil diselamatkan dalam operasi pencarian yang melibatkan tim SAR, nelayan, dan unsur maritim lainnya.

Insiden terjadi saat kapal dalam perjalanan melaut di tengah cuaca buruk. Berkat jaket pelampung dan reaksi cepat tim penyelamat, seluruh penumpang ditemukan selamat.

“Kami pastikan seluruh korban selamat,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang dikutip dalam keterangannya, pada Fazzli, Senin (12/5/2025).

Ia menyebut, Operasi penyelamatan dimulai setelah kapal MV Magpie SW menemukan satu korban pada Minggu sore pukul 16.38 WIB. Enam korban lainnya ditemukan oleh nelayan lokal di perairan Berakit pada Senin dini hari pukul 05.17 WIB. Tiga korban sisanya dievakuasi oleh tim SAR beberapa jam kemudian.

Salah satu korban kapal tenggelam di Bintan. Foto:dok/Tim SAR

Laporan pertama diterima Kantor SAR Tanjungpinang pada Senin pukul 05.10 WIB dari petugas PLP Tanjung Uban bernama Paijul.

Tak lama kemudian, tim SAR bergerak cepat dengan mengerahkan satu unit Rigid Buoyancy Boat (RBB) dan enam personel menuju lokasi sekitar 52 mil laut dari Tanjungpinang.

“Upaya pencarian melibatkan unsur gabungan dari PLP Tanjung Uban, VTS Batam, nelayan setempat, serta dukungan alat seperti drone thermal, alat pencari bawah air Aquaeye, dan peralatan selam,” ungkap dia.

Fazzli menambahkan, berdasarkan data Kantor SAR, sembilan korban yang selamat yaitu Supriadi, Arlius, Haipeng, Jimmy Kho, Wesley Malau, Agus Wahyu Boksang (tekong kapal), Hendra, dan Rianto.

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri
1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:53 WIB

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Berita Terbaru