Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelebaran jalan dari Fly over Sei Ladi menuju Simpang laluan Madani, Kota Batam mulai dikerjakan, Rabu (18/3/2026). Matapedia6.com/Luci

Pelebaran jalan dari Fly over Sei Ladi menuju Simpang laluan Madani, Kota Batam mulai dikerjakan, Rabu (18/3/2026). Matapedia6.com/Luci

69 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Wacana penutupan akses jalan melalui Jembatan Sei Ladi masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Namun, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa rencana tersebut belum masuk dalam agenda pemerintah.

Menurut Amsakar, saat ini pemerintah lebih memprioritaskan penyelesaian proyek pelebaran Jalan Gajah Mada, khususnya pada ruas Simpang Laluan Madani hingga Fly Over Sei Ladi yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan paling krusial di Kota Batam.

“Untuk penutupan jalan lewat Jembatan Sei Ladi, itu belum dibahas. Saat ini yang berjalan adalah pelebaran jalan. Biarkan tim teknis yang nanti menilai dan memberikan rekomendasi,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Ia menjelaskan, proyek pelebaran ini merupakan langkah strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang hampir setiap hari terjadi, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.

Selama ini, arus kendaraan dari Sekupang menuju Batam Centre pada pagi hari, serta arah sebaliknya saat jam pulang kerja, kerap tersendat parah.

Baca juga: Urai Kemacetan di Fly Over Sei Ladi, BP Batam Gelontorkan Rp137 Miliar untuk Pelebaran Jalan

Volume kendaraan yang terus meningkat dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kapasitas jalan yang tersedia.

Sebagai solusi, ruas jalan tersebut akan dikembangkan menjadi dua jalur dengan total enam lajur masing-masing tiga lajur di setiap arah. Dengan peningkatan kapasitas ini, diharapkan arus kendaraan menjadi lebih lancar dan waktu tempuh masyarakat dapat dipangkas secara signifikan.

Proyek pelebaran Jalan Sei Ladi sendiri digarap oleh BP Batam dengan nilai anggaran mencapai Rp137 miliar. Pengerjaan dimulai sejak 30 Desember 2025 dan ditargetkan rampung dalam waktu 390 hari kalender.

Di lapangan, progres pembangunan terlihat terus berjalan. Sejumlah alat berat seperti ekskavator tampak meratakan bukit di sepanjang ruas jalan, sementara truk pengangkut material hilir mudik mempercepat proses pengerjaan.

Baca juga: Kepala BP Batam Muhammad Rudi Tinjau Pekerjaan Akhir Proyek Flyover Sei Ladi

Ruas yang diperlebar memiliki panjang sekitar 1,3 kilometer, mencakup jalur dari Fly Over Sei Ladi hingga Simpang laluan Madani yang selama ini dikenal padat kendaraan, terutama karena pertemuan arus dari berbagai arah.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru