Perkuat Sinergi Berantas Perdagangan Orang, Romo Pascal Temui Kapolda Kepri

Kamis, 15 Mei 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafrudin saat berdiskusi dengan Romo Pascal diruang kerjanya di Mapolda Kepri Nongsa, Rabu (14/5/2025).

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafrudin saat berdiskusi dengan Romo Pascal diruang kerjanya di Mapolda Kepri Nongsa, Rabu (14/5/2025).

MATAPEDIA6.com, BATAM -Komitmen untuk memerangi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus diperkuat.

Tokoh gereja sekaligus pegiat kemanusiaan, Romo Paschal, bersama perwakilan Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP), melakukan audiensi dengan Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin di Mapolda Kepri, Rabu (14/5/2025).

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keterbukaan ini turut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo serta sejumlah pejabat utama Polda Kepri.

Kedua belah pihak menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, terutama kelompok rentan yang menjadi sasaran utama sindikat perdagangan orang.

Kapolda Kepri menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi dan peran aktif Romo Paschal serta KKPPMP dalam isu kemanusiaan, khususnya dalam penanggulangan TPPO di Kepri.

“Kami sangat menghargai langkah-langkah konkret yang diambil oleh Romo Paschal dan KKPPMP. Komunikasi terbuka seperti ini menjadi kunci penting dalam mempercepat dan mempermudah proses penanganan kasus,” ungkap Kapolda.

Ia juga menegaskan komitmen Polda Kepri untuk memperkuat pengawasan internal dan membuka saluran koordinasi seluas-luasnya kepada masyarakat dalam pelaporan dan penanganan dugaan kasus TPPO.

“Kami siap menindaklanjuti setiap informasi yang masuk secara cepat, demi menjamin proses hukum yang adil dan transparan,” tegasnya.

Sementara itu, Romo Paschal menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari inisiatif mempererat sinergi antara lembaga keagamaan dan aparat penegak hukum dalam upaya perlindungan kemanusiaan.

“KKPPMP adalah lembaga gereja yang telah berdiri sejak 1975 dan berpengalaman menangani isu pengungsi hingga pelanggaran hak asasi manusia. Kami percaya, kerja sama seperti ini bisa memberi dampak nyata bagi perlindungan korban TPPO,” jelas Romo Paschal.

Ia menambahkan, respons positif dari Kapolda Kepri menjadi angin segar bagi upaya perlindungan warga Kepri yang rentan.

“Kami berharap sinergi ini menjadi pijakan kuat untuk langkah-langkah konkret selanjutnya demi kemanusiaan,” tutup Romo Paschal.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Tetapkan Ayah dan Ibu Tiri Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam
Polisi Tetapkan Ibu Tiri di Batam Jadi Tersangka Penganiayaan Bocah 9 Tahun
Ribuan Pelajar dan Guru Pawai Dukung Keberlanjutan Program MBG di Batam
Bus Pariwisata Bawa Rombongan Jemaat HKBP Tembesi Terbalik di Melur, Satu Meninggal
Rokok Ilegal Manchester Disebut Beredar Masif di Batam, DPRD Pertanyakan Pengawasan Bea Cukai
Dugaan Penganiayaan Anak di Batam, Korban Dirawat dan Terduga Pelaku Diperiksa Polisi
Polda Kepri Tangkap 4 Pengedar Narkoba, Sita 200 Gram Sabu dan 5 Kg Ganja di Batam
Relawan dan Pekerja Dapur MBG Batam Deklarasikan Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:49 WIB

Polisi Tetapkan Ayah dan Ibu Tiri Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Polisi Tetapkan Ibu Tiri di Batam Jadi Tersangka Penganiayaan Bocah 9 Tahun

Minggu, 21 Juni 2026 - 00:12 WIB

Bus Pariwisata Bawa Rombongan Jemaat HKBP Tembesi Terbalik di Melur, Satu Meninggal

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:55 WIB

Rokok Ilegal Manchester Disebut Beredar Masif di Batam, DPRD Pertanyakan Pengawasan Bea Cukai

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:34 WIB

Dugaan Penganiayaan Anak di Batam, Korban Dirawat dan Terduga Pelaku Diperiksa Polisi

Berita Terbaru