Kemenag Batam Dorong Ekonomi Umat Lewat Kampung Percontohan Zakat

Senin, 2 Juni 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kemenag Batam, Budi Dermawan. Foto:Zalfirega

Kepala Kemenag Batam, Budi Dermawan. Foto:Zalfirega

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mendorong penguatan ekonomi umat melalui program Kampung Percontohan Zakat.

Kepala Kemenag Batam, Budi Dermawan, menyebut program ini sebagai langkah strategis untuk mengembangkan potensi ekonomi Islam di tengah masyarakat.

“Program ini bukan sekadar penyaluran zakat, tetapi lebih jauh menyasar pengelolaan zakat secara produktif yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ini bagian dari strategi besar dalam membangun kemandirian ekonomi umat,” ujar Budi saat ditemui di kantornya, Senin (2/6/2025).

Menurutnya, Kampung Zakat merupakan program kolaboratif antara Kementerian Agama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta sejumlah instansi terkait seperti sektor kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.

“Tujuan utama dari program ini adalah membentuk ekosistem zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial,” jelasnya.

Budi menegaskan, zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan, namun juga memiliki fungsi sosial yang sangat kuat.

“Zakat adalah instrumen solidaritas sosial yang mempererat hubungan antarumat, terutama antara yang mampu dengan yang membutuhkan,” tambahnya.

Program ini dirancang untuk menyasar delapan golongan penerima manfaat (asnaf) zakat, mulai dari fakir, miskin, amil, mualaf, hingga mereka yang berjuang di jalan Allah.

Terkait lokasi Kampung Percontohan Zakat, Budi menyebut pihaknya masih melakukan kajian dan diskusi dengan berbagai pihak untuk menentukan kawasan yang paling tepat.

“Beberapa wilayah sudah mulai kami identifikasi, salah satunya Tanjung Piayu yang berpotensi dijadikan model pengelolaan zakat berbasis komunitas secara terintegrasi,” ungkapnya.

Namun demikian, Ia menekankan bahwa usulan kawasan tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum ditetapkan secara final.

“Saat ini kami masih menyusun konsep dan menilai kelayakan lokasi. Prinsipnya, kawasan yang dipilih harus bisa menjadi percontohan yang ideal bagi pengelolaan zakat yang berkelanjutan,” katanya.

Budi berharap, melalui program Kampung Percontohan Zakat ini, pemerataan kesejahteraan di Batam dapat dipercepat serta ketahanan sosial masyarakat dapat diperkuat melalui nilai-nilai keislaman yang inklusif dan memberdayakan.

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri
1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:53 WIB

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Berita Terbaru