Kejari Batam Panen Jagung Perdana Bersama Petani Binaan, Wujudkan Ketahanan Pangan dan Asta Cita Presiden

Senin, 4 Agustus 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejari Batam panen jagung perdana. Foto;Istimewa

Kejari Batam panen jagung perdana. Foto;Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam memanen jagung perdana bersama kelompok tani binaan di lahan pertanian Pantai Tiga Putri, Rempang Cate, Kecamatan Galang, Minggu (3/8) kemarin.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret mendukung Asta Cita Presiden, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Kejari Batam, I Wayan Wiradarma, menyebut panen raya ini sebagai bukti bahwa institusi penegak hukum juga dapat menjadi motor pembangunan, terutama dalam sektor pertanian yang menyentuh langsung kehidupan rakyat.

“Kejaksaan tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga aktif mendampingi masyarakat melalui jalur perdata dan tata usaha negara, termasuk dalam ketahanan pangan seperti hari ini,” ujar Wiradarma melalui Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Batam Priandi Firdaus, Senin (4/8/2025).

Panen jagung ini merupakan hasil kerja sama antara Kejari Batam dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam. Selain jagung, pendampingan Kejari juga mencakup budidaya cabai, sayuran, buah-buahan, tanaman obat, hingga program Smart Farming dan Urban Farming bagi kelompok tani dan wanita tani.

Ia menambahkan bahwa seluruh hasil panen digunakan untuk mendukung kebutuhan kelompok tani binaan. Ke depan, para petani diharapkan mampu mengelola lahannya secara mandiri, meski tetap dalam pendampingan berkelanjutan dari Kejaksaan.

“Ini baru panen pertama. Program ini akan terus berlanjut dengan siklus tanam jagung berikutnya,” ujarnya.

Kegiatan panen raya turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta puluhan petani yang tergabung dalam kelompok binaan. Acara dimeriahkan dengan dialog interaktif serta peninjauan langsung lahan jagung yang telah berhasil dipanen.

Melalui pendekatan humanis dan produktif, Kejari Batam membuktikan bahwa hukum bisa menjadi alat pemberdayaan, bukan sekadar penindakan.

Sinergi yang terbangun ini diharapkan menjadi inspirasi daerah lain dalam membangun masyarakat lewat pendekatan hukum yang menyentuh sektor strategis.

Baca juga: Kejari Batam Tanam Jagung di Lahan 3 Hektar, Dukung Kemandirian Pangan

Penulis:Rega|Editor:Trio

Berita Terkait

Gangguan Air Bersih Meluas di Tanjunguma Batam, ABHI: Pompa WTP Sei Ladi Rusak
Kapal Limbah B3 Kandas di Dangas, Komisi III DPRD Batam Desak Tindakan Tegas
Belum Ada Sosialisasi dan Ganti Rugi dari Perusahaan, Satpol PP Kirim SP 2 Penggusuran Warga di MKGR
Dishub Batam Anggarkan Rp 450 Juta Bangun Lima Halte Trans Batam Tahun 2026
Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Polda Kepri Kawal Pemulangan 133 WNI Deportasi dari Malaysia
Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus
Dirut BEI Mundur, Tanggung Jawab atas Gejolak IHSG Dua Hari Beruntun

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:36 WIB

Gangguan Air Bersih Meluas di Tanjunguma Batam, ABHI: Pompa WTP Sei Ladi Rusak

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:55 WIB

Kapal Limbah B3 Kandas di Dangas, Komisi III DPRD Batam Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:01 WIB

Belum Ada Sosialisasi dan Ganti Rugi dari Perusahaan, Satpol PP Kirim SP 2 Penggusuran Warga di MKGR

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:38 WIB

Dishub Batam Anggarkan Rp 450 Juta Bangun Lima Halte Trans Batam Tahun 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:57 WIB

Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

Berita Terbaru