Amsakar Kumpulkan 906 Petugas Kebersihan, Satukan Persepsi Tangani Sampah di Batam

Minggu, 7 September 2025 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 906 petugas kebersihan di kota Batam hadi dalam apel siaga bersama wali kota Batam Amsakar Achmad di Engku Putri Batam Centre, Minggu (7/9/2025). Matapedia6.com/ Diskominfo

Sebanyak 906 petugas kebersihan di kota Batam hadi dalam apel siaga bersama wali kota Batam Amsakar Achmad di Engku Putri Batam Centre, Minggu (7/9/2025). Matapedia6.com/ Diskominfo

MATAPEDIA6.com, BATAM – Dalam upaya serius menangani persoalan sampah yang masih menjadi tantangan besar di Kota Batam, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menggelar pertemuan akbar bersama 906 petugas kebersihan dari seluruh penjuru kota, di dataran Engku Putri Batam Centre, Minggu (7/9/2025).

Pertemuan yang diikuti oleh berbagai unsur petugas kebersihan, mulai dari sopir dan kondektur truk sampah, penyapu jalan, hingga petugas retribusi.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, dan membangkitkan semangat kolektif dalam menjaga kebersihan Kota Batam.

“Saya kumpulkan semua hari ini agar kita bisa satu persepsi dan sama-sama peduli terhadap kondisi sampah di Batam,” ujar Amsakar.

Amsakar mengakui, sebagai kota industri dan tujuan investasi, Batam menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah.

Volume sampah yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi menuntut sistem yang lebih modern dan responsif.

Baca juga: Amsakar Buka Mubes IX PMB, Tegaskan Peran Ulama Jaga Harmoni Batam

“Saya ingin ada upaya yang lebih serius dalam menata sistem persampahan, termasuk pembentukan unit kerja khusus seperti Kabir (Kawasan Bebas Sampah) yang fokus menangani masalah ini secara menyeluruh,” jelas Amsakar.

Ia juga menyoroti pentingnya reformasi dalam sistem retribusi dan tata kelola sejak dari tahap perencanaan, serta memastikan bahwa seluruh kebijakan tetap berpihak kepada petugas lapangan.

“Petugas retribusi yang ada hari ini jangan dikesampingkan. Jika kita bisa berkolaborasi, mereka bisa dialihkan menjadi petugas operasional lapangan,” tegasnya.

Dalam pertemuan itu, Amsakar menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya kebersihan, terutama bagi kota seperti Batam yang dikenal luas sebagai pusat industri, perdagangan, dan pariwisata.

“Batam ini kota mikrofon, semua orang mendengar dan melihat kita. Jangan sampai kota ini dikenal sebagai kota yang kotor. Kebersihan adalah kebutuhan dasar dan citra kota,” tandasnya.

Dengan semangat yang dibangun melalui apel besar ini, Amsakar berharap akan muncul gerakan kolektif yang nyata dari seluruh petugas dan elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozie, menyampaikan pihaknya terus berbenah.

Penambahan armada pengangkut sampah telah dilakukan guna mempercepat penanganan sampah di lapangan.

Namun Herman menekankan peran masyarakat sangat vital, terutama dalam mendisiplinkan diri terhadap waktu dan tempat pembuangan sampah.

“Jangan buang sampah di pinggir jalan. Itu akan mengundang orang lain ikut-ikutan dan akhirnya menumpuk. Kalau tidak masuk rute angkut kendaraan kita, ya sampah itu akan tertinggal,” jelas Herman.

DLH juga mengimbau warga untuk mengumpulkan sampah secara rapi dan sesuai jadwal, agar proses pengangkutan lebih efektif dan efisien.

Dengan sinergi antara pemerintah kota, petugas kebersihan, dan masyarakat, Batam diharapkan bisa keluar dari permasalahan klasik sampah dan menuju kota yang bersih, tertib, dan ramah lingkungan.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Amsakar Salat Id Bersama Ribuan Warga Batam di Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Penuh Sesak
Open House Wali Kota Batam, Silaturahmi Tanpa Jarak dengan Masyarakat
759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri
1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:22 WIB

Amsakar Salat Id Bersama Ribuan Warga Batam di Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Penuh Sesak

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:05 WIB

Open House Wali Kota Batam, Silaturahmi Tanpa Jarak dengan Masyarakat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:53 WIB

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Berita Terbaru