Perumahan Mewah di Belian Batam Centre Terancam Banjir, Saluran ke Laut Ditutup Pengembang

Kamis, 18 September 2025 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi saluran gorong-gorong yang tersumbat akibat tumpukan sampah yang tersangkut. Saluran tersebut merupakan terusan saluran Induk pembuangan ke Laut, Kamis (18/9/2025). Matapedia6.com/Luci

Kondisi saluran gorong-gorong yang tersumbat akibat tumpukan sampah yang tersangkut. Saluran tersebut merupakan terusan saluran Induk pembuangan ke Laut, Kamis (18/9/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Sejumlah perumahan mewah di Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau, terancam dilanda banjir.

Penyebabnya, saluran pembuangan air ke laut yang sebelumnya memiliki lebar sekitar 50 meter kini ditutup dan hanya diganti dengan dua gorong-gorong besar.

Perumahan yang terdampak antara lain Orchard Park, Ansley, Coastarica Residence, dan Maganda Residence.

Aliran air yang seharusnya mengalir lancar ke laut kini tersendat, karena badan saluran dipenuhi eceng gondok serta tumpukan sampah karena tertahan di mulut gorong-gorong.

Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Suryanto, menyebut kondisi ini sangat berbahaya.

Baca juga: HMI Batam Audiensi dengan Ketua DPRD, Soroti Banjir, Sampah, dan Pengangguran

Menurutnya, bukan hanya perumahan yang terancam, tapi juga sejumlah jalan utama di Batam Centre.

“Kalau saluran ini tidak segera dibuka, bukan hanya rumah-rumah di Belian yang banjir. Jalan Raja Alikelana, Raja Isa, hingga kawasan Legenda bahkan sampai ke RS Elisabeth Batam Kota juga bisa lumpuh,” katanya Kamis (18/9/2025).

Suryanto menduga penutupan saluran dilakukan pengembang yang mendapat alokasi lahan di tepi laut Belian.

Ia meminta Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra yang juga pimpinan BP Batam segera turun tangan.

“Selama ini kita lihat wali kota dan wakilnya cukup serius menangani banjir. Tapi kasus ini harus dipilah sebagai prioritas. Jangan sampai ada korban dulu baru bertindak,” katanya.

Baca juga: Banjir 30-40 Cm Lumpuhkan Jalan Duyung Batam, Warga Sebut Akibat Drainase Mampet

Mengingatkan cuaca ekstrem sudah mulai melanda Batam, jika hujan deras mengguyur seharian, wilayah dari Simpang Kaliban hingga RS Elisabeth bisa terendam banjir.

“Ini situasi mendesak. Pemerintah harus segera ambil langkah sebelum terlambat,” tegasnya.

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74
Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi
Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka
Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa
Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung
Jalan Gajah Mada Batam Ditargetkan Dibuka 1 November, BP Batam Tuntaskan Perbaikan
Hari Bakti ke-55 BP Batam: Amsakar Raih Penghargaan, Investasi Naik 62,75 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung

Berita Terbaru

Ketua IKTD Batam H Arlon Versito dn Ketua IKTD Tanjungpinang bersama Kapolda Kepri, Jumat (30/10/2026). Foto:Humas Polda Kepri

News

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:01 WIB