KKP Ringkus Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna Utara

Kamis, 6 November 2025 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Pung Nugroho saat konferensi pers di Pangkalan PSDKP Barelang Batam, Kamis (6/11/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Direktur Jenderal PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Pung Nugroho saat konferensi pers di Pangkalan PSDKP Barelang Batam, Kamis (6/11/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menahan kapal berbendera Vietnam HP 9213 TS yang nekat mencuri ikan di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).

Kapal berukuran 70 GT itu tertangkap basah oleh tim Kapten Aldi Firmansyah di kapal KP. Barakuda 01setelah terdeteksi olehcommand center KKP dan dikonfirmasi lewat patroli udara (airborne surveillance).

Pengejaran berlangsung menegangkan hingga Sabtu (01/11) pukul 00.41 WIB, sebelum akhirnya kapal asing itu berhasil dihentikan.

Baca juga:PSDKP Sosialisasikan  PP 28 & 25/2025 Berlaku, Batam Jadi Pilot Project Perizinan Maritim

Di atas geladak, petugas mendapati tiga awak warga Vietnam alat tangkap jaring trawl dan tangkapan cumi kering—barang bukti aktivitas ilegal yang merugikan negara hingga Rp22,6 miliar.

“Satu lagi kapal ikan asing berbendera Vietnam berhasil kita ringkus di Laut Natuna Utara. Total, sudah enam kapal asing kami tangkap sepanjang 2025,” ungkap Dirjen PSDKP Pung Nugroho Saksono (Ipunk) pada wartawan, Kamis (6/11/2025).

Ia mengakatan, Laut Natuna Utara bukan sekadar garis batas — ia adalah ladang ‘emas biru’ dengan sumber daya ikan yang melimpah. Justru karena itulah wilayah ini jadi incaran kapal asing, terutama dari Vietnam dan Malaysia.

Sepanjang 2025, Ditjen PSDKP telah mengamankan 41 kapal pelaku illegal fishing terdiri dari: 6 kapal asing (5 Vietnam, 1 Malaysia) 35 kapal Indonesia yang melanggar izin tangkap.

“Negara hadir di laut 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Tidak ada ruang bagi pencuri ikan di perairan kita,” kata Ipunk.

Baca juga:Lima Bulan, PSDKP Batam Tangkap 11 Kapal Asing Pencuri Ikan di Laut Natuna

Ia menambahkan, penangkapan di Natuna bukan sekadar operasi rutin. Ini bagian dari strategi menjaga kedaulatan laut Indonesia di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dan rawan klaim.

Satu kapal Vietnam dan tiga ABK diamankan KKP, Kamis (6/11/2025). Foto:matapedia

Menurut Ipunk, sesuai arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono jelas:

KKP harus memastikan pengawasan laut berjalan ketatsumber daya perikanan terlindungi dan nelayan lokal tetap sejahtera.

“Illegal fishing bukan hanya pencurian ikan. Itu juga pencurian hak hidup nelayan kita,” katanya.

Baca juga:PSDKP Sosialisasikan  PP 28 & 25/2025 Berlaku, Batam Jadi Pilot Project Perizinan Maritim

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Ketum IKTD Batam Gerakkan Solidaritas: Rang Mudo dan Bundo Kanduang Tanah Datar Galang Dana untuk Korban Bencana Sumbar
Wisuda ke-22, Universitas Batam Luluskan 724 Wisudawan
Indosat AIvolusi5G: Otak Cerdas di Balik Jaringan Kepri yang Makin Gesit dan Tahan Serangan Digital
Pasar Rakyat Tiban Kampung Antar Batam Raih Penghargaan Nasional Predikat Pasar Tertib Ukur
Batam Jadi Tuan Rumah Kegiatan CommuniAction 2025 Kementerian Komdigi RI
PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik untuk Jaga Keandalan Pasokan dan Daya Saing Industri
Task Force Batu Aji Gelar Sapu Sampah Liar di Empat Titik Tanjung Uncang dengan Armada Berat
Pematangan Jalan Zona A TPA Punggur Terus Dikebut, Dinas Bina Marga Kerja Hingga Malam

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 16:42 WIB

Ketum IKTD Batam Gerakkan Solidaritas: Rang Mudo dan Bundo Kanduang Tanah Datar Galang Dana untuk Korban Bencana Sumbar

Sabtu, 29 November 2025 - 21:47 WIB

Wisuda ke-22, Universitas Batam Luluskan 724 Wisudawan

Jumat, 28 November 2025 - 14:06 WIB

Indosat AIvolusi5G: Otak Cerdas di Balik Jaringan Kepri yang Makin Gesit dan Tahan Serangan Digital

Kamis, 27 November 2025 - 22:11 WIB

Pasar Rakyat Tiban Kampung Antar Batam Raih Penghargaan Nasional Predikat Pasar Tertib Ukur

Kamis, 27 November 2025 - 21:51 WIB

Batam Jadi Tuan Rumah Kegiatan CommuniAction 2025 Kementerian Komdigi RI

Berita Terbaru

OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Foto:OJK Kepri

Nasional

OJK Genjot Literasi Keuangan Digital Mahasiswa UMSU

Sabtu, 29 Nov 2025 - 11:28 WIB