Jaga Ekosistem Laut, PSDKP Batam Gelar Bersih Pantai dan Tanam Mangrove 

Jumat, 21 November 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PSDKP Batam menanam pohon mangrove bersama akar bumi di Sei Beduk, Jumat (21/11/2025). Foto:Zalfirega /matapedia

PSDKP Batam menanam pohon mangrove bersama akar bumi di Sei Beduk, Jumat (21/11/2025). Foto:Zalfirega /matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM– Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mengajak masyarakat menjaga pesisir melalui aksi bersih pantai dan penanaman mangrove dalam rangka Bulan Bhakti ke-25.

Kegiatan berlangsung di Shelter Akar Bhumi, Jalan Pancur Pelabuhan, Tanjung Piayu, Sei Beduk, Kota Batam pada Jumat (21/11/2025).

PSDKP menggelar rangkaian aksi serupa di empat provinsi: Riau, Jambi, Sumatra Selatan, dan Bangka Belitung. Tidak hanya membersihkan pantai, mereka juga menyalurkan paket sembako kepada masyarakat pesisir hingga mengajar ke universitas dan sekolah.

Baca juga: PSDKP Sosialisasikan  PP 28 & 25/2025 Berlaku, Batam Jadi Pilot Project Perizinan Maritim

Kepala PSDKP Batam, Semuel Sandi Rundupadang, menegaskan pentingnya gerakan kolektif menjaga ekosistem laut.

“Kami ingin sahabat lingkungan semakin berdaya. Pengawasan saja tidak cukup; perlu aksi nyata untuk merawat ekosistem agar tetap sehat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Bulan Bhakti ini menjadi momentum memperkuat kesadaran publik tentang pentingnya mangrove.

Penanaman mangrove, lanjut dia, berperan besar dalam menahan abrasi dan menjaga habitat biota laut.

“Laut yang bersih akan mendukung nelayan mencari ikan dengan lebih aman dan berkelanjutan,” sebut dia lagi.

Semuel menambahkan, PSDKP ingin membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan berbagai instansi dan komunitas.

“Ekosistem laut yang sehat akan membuat nelayan semakin makmur. Itulah semangat Bulan Bhakti ke-25,” katanya.

Kegiatan dimulai dengan senam bersama melibatkan berbagai instansi terkait hingga akar bumi pukul 08.00 WIB, dilanjutkan dengan aksi bersih kawasan mangrove dan penanaman bibit mangrove sekitar dua ratus.

Baca juga: KKP Ringkus Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna Utara

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

 

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru