PLN Batam Raih Dua Penghargaan ASRRAT 2025, Unggul dalam Pengelolaan SDM dan Transparansi ESG

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PLN Batam meraih dua penghargaan dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. Foto:Humas PLN

PLN Batam meraih dua penghargaan dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. Foto:Humas PLN

MATAPEDIA6.com, BATAM-PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam mencatat prestasi baru dengan meraih dua penghargaan dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025.

Dua kategori yang diraih ialah Commendation for the Best Disclosure of Human Capital dan Commendation for First Year Participation.

Penghargaan diserahkan pada Malam Penganugerahan ASRRAT 2025 di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, 28 November 2025.

ASRRAT menjadi ajang pemeringkatan laporan keberlanjutan yang digelar National Center for Corporate Reporting (NCCR) bersama Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP).

Tahun ini, 82 perusahaan dan organisasi berpartisipasi, terdiri dari 78 entitas Indonesia—termasuk tiga instansi sektor publik—serta empat peserta internasional dari Bangladesh dan Filipina.

Baca juga: PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik untuk Jaga Keandalan Pasokan dan Daya Saing Industri

Lonjakan peserta menunjukkan meningkatnya komitmen pelaku usaha terhadap praktik keberlanjutan.

PLN Batam mengungguli kompetitor pada aspek Human Capital, terutama konsistensi penyajian data pengembangan SDM, budaya kerja, serta kontribusi sosial.

Sebagai peserta baru, PLN Batam juga langsung memenuhi Standar GRI 2021, SEOJK 16/2021, dan kerangka SDGs Compass.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, menyebut capaian ini sebagai bukti keseriusan perusahaan memperkuat tata kelola, khususnya pengembangan sumber daya manusia sebagai pilar transformasi.

“Kami berterima kasih atas penghargaan ini. Capaian ini menegaskan komitmen PLN Batam dalam mengembangkan SDM dan budaya kerja yang produktif, inklusif, dan adaptif. Kami akan terus meningkatkan kualitas pengungkapan dan implementasi ESG di seluruh lini,” ujar Samsul, dalam keterangannya, Jumat (5/12/2025).

Dalam ASRRAT 2025, sejumlah tokoh nasional dan internasional turut membahas strategi masa depan pelaporan keberlanjutan.

Ketua Dewan Pembina NCCR, Prof Dr Bambang PS Brodjonegoro, menekankan pentingnya harmonisasi standar global seperti IFRS S1–S2, TCFD, GRI Standards, dan ASEAN Taxonomy.

Ia menilai perusahaan perlu menyiapkan laporan yang semakin terukur, relevan, dan mudah diperbandingkan untuk menghadapi transisi ekonomi.

“Perusahaan harus beradaptasi dengan tuntutan global agar laporan keberlanjutan semakin kredibel. Data yang kuat menjadi senjata strategis dalam menghadapi tantangan,” kata Bambang dalam keynote speech virtual.

Ketua Dewan Direktur ICSP sekaligus Ketua Komite Juri ASRRAT 2025, Prof Dr Sylvia Veronica Siregar menambahkan bahwa kualitas laporan peserta meningkat signifikan.

Ia menegaskan ASRRAT bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang belajar untuk meningkatkan standar pelaporan.

“ASRRAT tidak mencari juara. ASRRAT mendorong organisasi terus memperbaiki kualitas laporan keberlanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi 16 peserta baru, termasuk PLN Batam, yang memperlihatkan semakin luasnya adopsi praktik keberlanjutan di berbagai sektor.

PLN Batam menegaskan bahwa dua penghargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola dan integrasi Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh proses bisnis.

Perusahaan menargetkan peningkatan kualitas pelaporan, perluasan dampak sosial, dan penguatan prinsip transparansi.

“Penghargaan ini memacu PLN Batam untuk tumbuh menjadi perusahaan energi regional yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing di Asia Tenggara,” tutup Samsul Bahri.

Baca juga: Raih Dua Penghargaan Bergengsi, PLN Batam Lompatan Besar di Bidang Human Capital

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
BP Batam Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi ke Perusahaan Jepang
OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik

Selasa, 8 September 2026 - 05:31 WIB

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center

Berita Terbaru