Amsakar Akui Terpancing Emosi Hadapi Pendemo: “Aksinya Agak Aneh”

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat memberikan komentar mengenai masalah air di Tanjung Sengkuang usai menghadiri rapat paripurna purna di Kantor DPRD Kota Batam, Rabu (28/1/2026). Matapedia6.com/Luci

Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat memberikan komentar mengenai masalah air di Tanjung Sengkuang usai menghadiri rapat paripurna purna di Kantor DPRD Kota Batam, Rabu (28/1/2026). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, akhirnya buka suara terkait insiden dirinya terpancing emosi saat menghadapi aksi unjuk rasa warga Tanjung Sengkuang di depan Kantor BP Batam, Kamis (22/1/2026) lalu.

Ditemui usai menghadiri rapat paripurna Pergantian Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua III DPRD Kota Batam di Gedung DPRD, Rabu (28/1/2026), Amsakar mengakui reaksi emosional tersebut muncul karena menurutnya pola aksi yang dilakukan warga tergolong tidak biasa.

“Selama 27 tahun saya berhadapan dengan berbagai aksi demonstrasi, pernah nggak saya seperti itu?” ujar Amsakar.

Menurut Amsakar, dirinya terpancing emosi lantaran aksi unjuk rasa warga Tanjung Sengkuang dinilainya tidak mengikuti pola dialog yang lazim dilakukan selama ini.

“Saya sudah evaluasi, saya sudah coba pahami. Dari berbagai demo yang saya hadapi, yang ini menurut saya agak aneh,” tegasnya.

Baca juga: Angka Perceraian Batam Menanjak, Amsakar Dorong Penguatan Keluarga Sejak Pra-Nikah

Ia menambahkan, berdasarkan pengalamannya menghadapi aksi mahasiswa, buruh, maupun kelompok masyarakat lainnya, persoalan seperti ini seharusnya dibahas melalui forum audiensi atau dialog terbuka.

“Menurut saya, forum audiensi adalah forum yang paling tepat untuk membicarakan hal seperti ini,” katanya.

Diketahui, dalam aksi tersebut warga Tanjung Sengkuang tidak mengajukan permintaan audiensi, melainkan membawa tiga tuntutan rakyat (Tritura) dan meminta agar tuntutan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BP Batam.

Adapun isi Tritura tersebut meliputi permintaan agar BP Batam segera mengalirkan air bersih ke wilayah Tanjung Sengkuang, mencari solusi agar distribusi air dapat mengalir secara berkelanjutan ke kompleks warga, serta tuntutan agar pimpinan BP Batam mundur apabila tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut.

Ketiga tuntutan tersebut sempat dijawab langsung oleh Amsakar. Namun situasi memanas setelah massa menyatakan bahwa jawaban yang disampaikan hanya sebatas argumen dan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca juga: Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL

Pernyataan itulah yang memicu emosi Amsakar hingga turun dari atas mobil komando dan mendekati kerumunan massa aksi.

Meski demikian, Amsakar menegaskan dirinya telah melakukan evaluasi atas kejadian tersebut. Ia juga memastikan bahwa saat ini distribusi air bersih ke wilayah Tanjung Sengkuang sudah mulai dilakukan secara maksimal.

“Saya sudah evaluasi semuanya, dan sekarang air sudah mulai didistribusikan secara maksimal melalui mobil tangki ke Tanjung Sengkuang,” kata Amsakar.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Minggu, 13 September 2026 - 12:33 WIB

PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terbaru