Bank Indonesia Luncurkan LPI 2025, Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,9 Persen pada 2027

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia luncurkan LPI 2025 pada Rabu (28/1/2026). Foto:BI Kepri

Bank Indonesia luncurkan LPI 2025 pada Rabu (28/1/2026). Foto:BI Kepri

MATAPEDIA6.com, Jakarta — Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025, Selasa (28/1). Mengusung tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”, laporan ini memetakan evaluasi ekonomi global dan domestik, capaian kebijakan BI sepanjang 2025, serta arah bauran kebijakan 2026.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan tiga pilar utama penguatan ekonomi nasional: optimisme, komitmen, dan sinergi.

“Optimisme harus terus diperkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global,” ujar Perry dikutip dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).

Baca juga:Disnaker Batam Turun ke Lokasi Usai Kebakaran Kapal Elsa Regent di ASL Shipyard, Soroti K3 

BI memprakirakan ekonomi Indonesia tumbuh 4,7–5,5% pada 2025, meningkat menjadi 4,9–5,7% pada 2026 dan terus menguat hingga 5,1–5,9% pada 2027. Di sisi stabilitas, BI memastikan inflasi tetap terkendali pada sasaran 2,5±1% pada 2026 dan 2027.

Perry menegaskan komitmen BI untuk terus mengoptimalkan bauran kebijakan guna mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan stabilitas.

BI juga memperkuat sinergi lintas sektor pada lima area strategis, yakni menjaga stabilitas makroekonomi, mendorong sektor riil melalui hilirisasi SDA dan industrialisasi, memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan pembiayaan perekonomian, serta mempercepat digitalisasi.

Ke depan, BI akan terus mempererat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berdaya tahan, sekaligus tetap waspada terhadap gejolak global dan dampak rambatannya ke ekonomi domestik.

Peluncuran LPI 2025 menjadi bagian dari transparansi kebijakan BI kepada publik sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 58 ayat (7) UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang terakhir diubah melalui UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

BI menargetkan LPI 2025 sebagai referensi utama yang kredibel dan berkualitas mengenai kondisi dan prospek perekonomian Indonesia, sinergi kebijakan nasional, serta arah kebijakan Bank Indonesia ke depan.

Laporan lengkap LPI 2025 dapat diunduh secara digital melalui laman resmi Bank Indonesia.

Baca juga:Bank Indonesia Kepri Minta Media Jadi Penjaga Suhu Ekonomi di Tengah Gejolak Global

 

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

Gebyar Melayu Pesisir 2026 Bidik Pasar Lebih Luas bagi UMKM Kepri
General Cargo Batu Ampar Tembus 102 Persen Target Tahunan, Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh 8 Persen
Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus
Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Gebyar Melayu Pesisir 2026 Bidik Pasar Lebih Luas bagi UMKM Kepri

Sabtu, 19 September 2026 - 11:04 WIB

General Cargo Batu Ampar Tembus 102 Persen Target Tahunan, Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh 8 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 11:25 WIB

Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Selasa, 15 September 2026 - 15:47 WIB

Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM

Berita Terbaru