Batam Bidik Status Pusat Eksekusi Investasi Tercepat Asia Tenggara, BP Batam Bergerak dari Singapura

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, dalam SMF Manufacturing Day Summit 2026 di Marina Bay Sands, Singapura. Foto:Humas BP

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, dalam SMF Manufacturing Day Summit 2026 di Marina Bay Sands, Singapura. Foto:Humas BP

MATAPEDIA6.com, BATAM— BP Batam menancapkan target besar: mengubah Batam dari sekadar kawasan insentif menjadi pusat eksekusi industri tercepat di Asia Tenggara. Komitmen ini ditegaskan Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis dalam SMF Manufacturing Day Summit 2026 di Marina Bay Sands, Singapura.

Langkah BP Batam hadir langsung di jantung ekosistem industri Singapura menegaskan satu pesan: Batam siap menjadi mitra strategis industri global di era Industry 5.0, bukan sekadar lokasi alternatif.

Delegasi BP Batam mewakili Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Kehadiran ini sekaligus memperluas jejaring investasi dan memperkuat posisi Batam dalam peta rantai pasok regional.

Forum yang mempertemukan pemimpin industri, regulator, dan investor global ini menyoroti integrasi Kecerdasan Buatan (AI) serta penguatan ketahanan rantai pasok regional sebagai kunci menghadapi tekanan ekonomi global. Batam memosisikan diri sebagai simpul eksekusi dari agenda tersebut.

Baca juga:Belum Ada Sosialisasi dan Ganti Rugi dari Perusahaan, Satpol PP Kirim SP 2 Penggusuran Warga di MKGR

Dukungan kolaborasi lintas negara datang dari jajaran elite Singapura, termasuk Presiden SMF Lennon Tan dan Minister of State for Trade and Industry Singapura Gan Siow Huang. Mereka sepakat, daya saing kawasan kini ditentukan oleh kecepatan adaptasi dan eksekusi industri, bukan sekadar kebijakan di atas kertas.

Fary menegaskan, lanskap persaingan investasi telah bergeser. Insentif bukan lagi pembeda utama.

“Investor tidak mencari janji. Mereka butuh kepastian. Siapa yang paling cepat mengeksekusi operasional pabrik, dialah yang menang,” tegas Fary.

Untuk mempercepat realisasi investasi, BP Batam menggelar pertemuan strategis dengan FDI Advisory United Overseas Bank (UOB) Fokusnya jelas: mematangkan pipeline investor potensial dan menyusun promosi bersama yang terukur guna menarik manufaktur berteknologi tinggi ke Batam.

BP Batam juga menguatkan faktor manusia. Melalui program Strategic Mentoring & Investor Insight Lab BP Batam membekali Duta Investasi dengan pendekatan komunikasi berbasis solusi agar mampu menjawab kebutuhan investor global yang semakin kompleks dan spesifik.

Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar, yang tampil sebagai panelis dalam sesi Batam–Bintan–Karimun, menegaskan bahwa reformasi perizinan dan layanan terintegrasi telah bergerak ke arah yang tepat untuk menopang industri manufaktur ekspor.

Dengan regulasi yang makin ringkas dan infrastruktur yang terus diperkuat, BP Batam optimistis Batam akan mengunci peran strategis sebagai hub eksekusi industri global di Asia Tenggara—cepat, pasti, dan siap jalan.

Baca juga:Dishub Batam Anggarkan Rp 450 Juta Bangun Lima Halte Trans Batam Tahun 2026

 

Berita Terkait

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
BP Batam Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi ke Perusahaan Jepang
OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik

Selasa, 8 September 2026 - 05:31 WIB

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center

Berita Terbaru