MATAPEDIA6.com, BATAM-Seorang pemuda, Setia Budi (24), nekat melompat dari Jembatan 3 Barelang sekitar pukul 20.14 WIB usai diduga terlibat cekcok dengan kekasihnya pada Rabu (18/2/2026) malam.
Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, Informasi pertama diterima Com Center Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang dari Bakamla Batam.
“Hanya berselang 12 menit, enam personel Pos SAR Batam langsung meluncur ke lokasi. Tim bergerak cepat, menyisir area sekitar jembatan, lalu menggelar koordinasi awal bersama keluarga korban,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Baca juga:Pertamina Sumbagut Siaga Ramadan, Konsumsi LPG Diprediksi Naik 3,8 Persen
Dari hasil precomm-excomm di lapangan, keluarga mengungkap korban sempat berselisih paham dengan sang pacar sebelum mengambil keputusan fatal itu.
Tim SAR gabungan menggeber pencarian hingga pukul 00.00 WIB. Gelap malam dan arus perairan memaksa tim menghentikan operasi sementara untuk evaluasi dan menyusun strategi lanjutan.
Memasuki hari kedua, Kamis (19/2/2026), tim kembali turun dengan kekuatan penuh. Pos SAR Batam menggandeng Bakamla Batam, Ditpolairud Polda Kepri, Polresta Barelang, serta nelayan setempat.
Mereka mengerahkan rubber boat, RIB Bakamla, RIB 03 Ditpolairud, KP Polair Polresta Barelang, hingga long boat nelayan untuk menyisir perairan sekitar jembatan.
Cuaca tak bersahabat. Prakiraan menyebut potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dengan suhu 27–30 derajat Celsius.
“Kondisi itu menambah tantangan di tengah arus perairan Barelang yang dikenal dinamis,” imbuhnya.
Hingga kini, pencarian masih berlangsung. Seluruh unsur SAR gabungan terus memaksimalkan upaya demi menemukan korban di sekitar perairan Jembatan 3 Barelang.
Baca juga:Hormati Kekhusyukan Ramadan, Pemko Batam Terapkan Aturan Tiga Hari Tutup THM
Editor:Zalfirega



















