Banjir Landa Batam, Air di Jalan Tiban I Setinggi Lutut

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi genangan air di jalan Tiban I Sekupang Kota Batam, saat hujan deras guyur Batam sejak siang hari, Kamis (19/2/2026). Matapedia6.com/Istimewa

Kondisi genangan air di jalan Tiban I Sekupang Kota Batam, saat hujan deras guyur Batam sejak siang hari, Kamis (19/2/2026). Matapedia6.com/Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Hujan deras yang mengguyur kota Batam sejak siang hari mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan. Kamis (19/2/2026) sore.

Genangan air dengan cepat melumpuhkan ruas-ruas jalan di beberapa kecamatan, di Kota Batam yakni Sekupang, Batuampar, Bengkong, hingga Sagulung.

Namun, pemandangan paling dramatis terlihat di Jalan Tiban I, persisnya tak jauh dari simpang lampu merah Vitka.

Dimana dilokasi tersebut air dengan angkuhnya naik hingga mencapai 50 sentimeter setinggi lutut orang dewasa membelah arus lalu lintas seperti sungai dadakan di tengah aspal.

“Padahal siang tadi jalan masih kering, biasa saja. Begitu masuk sore, air langsung naik,” kata Rifka, seorang warga yang setiap hari menyaksikan jalan di depan rumahnya berubah wajah.

Perempuan itu mendeskripsikan bagaimana hiruk-pikuk kendaraan berubah menjadi kekacauan.

Baca juga: Gerakan Indonesia ASRI: Pemko Batam Kerahkan Ribuan Personel Normalisasi Drainase, Antisipasi Banjir di Simpang K-Square

Satu per satu pengendara motor yang nekat menerabas genangan harus menanggung akibatnya.

Mesin mendadak mati, langkah kaki terpaksa menginjak air keruh untuk mendorong kendaraan ke tempat yang lebih tinggi.

“Tadi cukup banyak yang mogok. Mereka terpaksa didorong sama warga,” tambahnya.

Ruas jalan yang menjadi penghubung menuju pusat kota itu pun berubah jadi kubangan.

Baca juga: Lantik Pejabat Baru, Amsakar Targetkan Sampah Darurat, Banjir dan Jalan Macet Segera Diatasi

Sejumlah pengendara yang lebih waspada memilih memutar arah, mencari jalur alternatif ketimbang mengambil risiko merendam kendaraannya.

Rifka mengatakan jalan tersebut sudah menjadi langganan, banjir tahunan yang tak pernah ada solusinya.

Setiap kali intensitas hujan tinggi, jalan itu pasti lenyap ditelan air.

“Memang di jalan ini setiap hujan deras, langsung banjir. Penyebabnya ya saluran drainase yang kecil, tidak mampu tampung debit air,” kata Rifka.

Warga berharap perbaikan saluran drainase dilakukan sesegera mungkin disekitar lokasi tersebut agar jalan tersebut tidak banjir lagi.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

BP Batam Gandeng Koarmada I Bahas AI untuk Perkuat Keamanan Pelabuhan Batam
Kuasa Hukum Dju Seng Soroti Keterangan Ahli dalam Sidang di PN Batam Dugaan Perusakan Mangrove 
Pipa Bocor, Suplai Air ke Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu
Harga Pertamax di Batam FTZ Melonjak Jadi Rp15.500 per Liter, Pertalite dan Biosolar Tetap
RSBP Batam Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perkuat Akses Layanan bagi Pekerja yang Alami Kecelakaan Kerja
DPRD Batam Apresiasi Investasi AI Data Center Rp5 Miliar Dolar, Aweng Kurniawan: Perkuat Daya Saing Kota
PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen Selama Libur Sekolah, Berlaku hingga 15 Agustus
Menteri P2MI Resmikan Migrant Center di BTP, Mahasiswa Disiapkan Tembus Pasar Kerja Internasional

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:28 WIB

BP Batam Gandeng Koarmada I Bahas AI untuk Perkuat Keamanan Pelabuhan Batam

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:45 WIB

Kuasa Hukum Dju Seng Soroti Keterangan Ahli dalam Sidang di PN Batam Dugaan Perusakan Mangrove 

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:33 WIB

Pipa Bocor, Suplai Air ke Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:09 WIB

Harga Pertamax di Batam FTZ Melonjak Jadi Rp15.500 per Liter, Pertalite dan Biosolar Tetap

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:22 WIB

RSBP Batam Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perkuat Akses Layanan bagi Pekerja yang Alami Kecelakaan Kerja

Berita Terbaru