MATAPEDIA6.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan perencanaan pembangunan daerah harus benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Batam Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027 di Grand Mercure Batam Centre, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, Musrenbang memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah karena menjadi wadah sinkronisasi berbagai program prioritas pemerintah dengan aspirasi masyarakat.
“Musrenbang ini menjadi forum penting untuk memastikan arah kebijakan dan prioritas pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujar Amsakar.
Ia menekankan bahwa Musrenbang tidak sekadar menjadi tahapan formal dalam proses perencanaan pembangunan.
Lebih dari itu, forum tersebut merupakan ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur masyarakat, akademisi, hingga dunia usaha.
Amsakar berharap berbagai masukan, kritik, dan saran yang muncul dalam forum tersebut dapat memperkaya sekaligus menyempurnakan rancangan akhir RKPD Kota Batam Tahun 2027.
Dengan begitu, dokumen perencanaan pembangunan yang dihasilkan tidak hanya baik secara konseptual, tetapi juga realistis dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dalam paparannya, Amsakar juga menyinggung sejumlah kondisi strategis yang dimiliki Batam. Secara geografis, kota ini berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka yang menjadikannya kawasan penting dalam aktivitas ekonomi dan perdagangan regional.
APBD Batam Hanya Rp 4,2 T, Amsakar Tegaskan Tak Semua Usulan di Musrembang Bisa Diakomodir
Dengan luas wilayah sekitar 1.020,28 kilometer persegi yang mencakup 454 pulau serta jumlah penduduk sekitar 1,29 juta jiwa, Batam menghadapi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan, peningkatan konektivitas wilayah, serta penyediaan layanan publik yang merata.
Ia menegaskan, dalam penyusunan RKPD 2027 Pemerintah Kota Batam berkomitmen menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat visi Batam sebagai kota madani yang inovatif, berkelanjutan, dan berbudaya, sekaligus menjadi pusat investasi dan pariwisata.
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega



















