MATAPEDIA6.com, ACEH-.PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bergerak cepat mendorong ekonomi warga dengan meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah Mon, Jumat (3/4). Lewat fasilitas ini, perusahaan langsung membuka ruang usaha baru bagi masyarakat di sekitar Fuel Terminal (FT) Krueng Raya.
Pertamina menggandeng Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis UMKM. Kolaborasi ini tak sekadar menghadirkan kios, tetapi juga menciptakan peluang usaha dan sumber penghasilan baru bagi warga.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan UMKM menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, Pertamina menyiapkan program berkelanjutan yang tepat sasaran.
“Melalui foodcourt ini, kami menciptakan ekosistem usaha yang produktif dan berdaya saing. Pelaku UMKM tidak hanya berjualan, tetapi juga punya peluang berkembang dan meningkatkan pendapatan,” ujar Fahrougi dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).
Baca juga:OJK Waspadai Guncangan Global: Pasar Bergejolak, Stabilitas Keuangan RI Tetap Bertahan
Ia menekankan, program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang fokus pada penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Fuel Terminal Manager Krueng Raya, Danang Agung Saputra, memastikan kehadiran Pertamina harus memberi dampak langsung bagi warga sekitar. Ia menyebut program ini sebagai langkah konkret agar masyarakat tumbuh bersama operasional perusahaan.
“Kami tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat agar berkembang secara berkelanjutan,” kata Danang.
Program ini melibatkan 28 kepala keluarga (KK) dengan dukungan 15 unit kios usaha. Pertamina juga menyalurkan bantuan modal, menggelar pelatihan memasak, hingga pelatihan pelayanan (service excellence) dengan menghadirkan chef profesional.
Pendekatan ini memperkuat kapasitas pelaku UMKM sekaligus meningkatkan daya saing agar mampu menembus pasar lebih luas. Pertamina juga menyiapkan pendampingan dan monitoring untuk menjaga keberlanjutan program.
Salah satu penerima manfaat, Rika, mengaku program ini langsung berdampak pada ekonomi keluarganya.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Sekarang kami punya tempat usaha yang layak dan peluang menambah penghasilan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar turut mengapresiasi langkah Pertamina. Bupati yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Drs. Sulaimi, M.Si, menilai program ini selaras dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan ini juga dihadiri Sales Area Manager (SAM) Retail Aceh Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, serta masyarakat setempat. Program ini sekaligus mendukung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Baca juga:BP Batam Benahi Underpass Pelita, Targetkan Lebih Aman, Terang dan Ikonik
Editor:Zalfirega


















