BP Batam Bangun IFA Sei Temiang dan Tingkatkan Produksi Dam Sei Ladi, Target Rampung Agustus 2026

Minggu, 5 April 2026 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto:Ist

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto:Ist

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Persoalan suplai air bersih masih menjadi tantangan serius bagi masyarakat Kota Batam. Menjawab kebutuhan tersebut, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan dua langkah strategis yang tengah dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan air bersih.

Amsakar menjelaskan, upaya pertama adalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IFA) di Sei Temiang yang memanfaatkan sumber dari Waduk Sei Harapan. Proyek ini ditargetkan mampu memproduksi air hingga 50 meter kubik per detik.

“Untuk di Sei Temiang, dari Waduk Sei Harapan sedang dibangun IFA yang ditargetkan bisa memproduksi air sebesar 50 meter kubik per detik,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Selain itu, BP Batam juga melakukan peningkatan kapasitas produksi di Dam Sei Ladi. Nantinya, kapasitas produksi air di lokasi tersebut akan ditingkatkan hingga 100 meter kubik per detik.

Peningkatan ini diharapkan mampu memperkuat distribusi air ke sejumlah kawasan padat penduduk dan pusat aktivitas ekonomi seperti Batu Ampar, Jodoh, Nagoya, hingga Bengkong.

Baca juga: BP Batam Tutup Jalur Vital Gajah Mada, Arus Dialihkan Tiga Hari

“Suplai air dari Sei Ladi nantinya bisa meningkatkan distribusi ke Batu Ampar, Jodoh, Nagoya, dan Bengkong,” jelasnya.

Amsakar menegaskan, kedua proyek ini saat ini masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.

Jika selesai tepat waktu, proyek tersebut diharapkan dapat menjawab persoalan ketersediaan air yang selama ini dikeluhkan warga.

“Sekarang sedang dikerjakan. Kita harapkan jika IFA tersebut sudah rampung, bisa melayani kebutuhan air di Kota Batam,” tambahnya.

Di sisi lain, BP Batam juga memberi perhatian terhadap kondisi hutan penyangga di sekitar waduk yang mulai mengalami alih fungsi.

Bersama pihak terkait, pengawasan terus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan sumber air.

Baca juga: BP Batam Serap Aspirasi Pengusaha, Akselerasi Ekonomi 2026 di Tengah Tekanan Global

“Kami bersama pihak terkait terus melakukan monitoring agar hutan penyangga tidak terganggu. Kami juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar waduk untuk menghentikan kegiatan tersebut,” tegas Amsakar.

Meski demikian, hingga saat ini BP Batam masih berfokus pada optimalisasi waduk yang sudah ada dan belum memiliki rencana untuk mencari sumber air baru.

“Kita masih fokus pada waduk yang ada saat ini. Untuk langkah selanjutnya, belum ada program tambahan,” pungkas Amsakar.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara Batam, Li Claudia Turun Bagikan Masker
Kapolda Kepri Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Publik dan Keamanan
Lapas Batam Over Kapasitas Diisi Hampir 1.241 Warga Binaan, Lebih dari Dua Kali Kapasitas
Polisi Sita Ribuan Botol Minuman Beralkohol Tanpa Izin Edar di Bengkong
Kapolda Kepri Suhendri Lantik Tujuh Pejabat Utama, Ini Daftar Pergantiannya
Delapan Fraksi DPRD Batam Dukung Revisi Perda Ketertiban Umum
Cekcok Berujung Perkelahian Berdarah di PJB Sagulung, Polisi Benarkan Korban Dirawat
Pertamina Dampingi Warga Kampung Tua Terih Batam Olah Limbah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara Batam, Li Claudia Turun Bagikan Masker

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Kepri Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Publik dan Keamanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Lapas Batam Over Kapasitas Diisi Hampir 1.241 Warga Binaan, Lebih dari Dua Kali Kapasitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Polisi Sita Ribuan Botol Minuman Beralkohol Tanpa Izin Edar di Bengkong

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kapolda Kepri Suhendri Lantik Tujuh Pejabat Utama, Ini Daftar Pergantiannya

Berita Terbaru