BP Batam Catat Investasi Rp38,97 Triliun pada Semester I 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto:Istimewa

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto:Istimewa

67 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM— Badan Pengusahaan (BP) Batam mempercepat transformasi layanan investasi untuk memperkuat kepastian usaha dan menjaga daya tarik Batam bagi investor.

Di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, BP Batam menggenjot pembenahan regulasi, mempercepat pelayanan, serta menata dan mengembangkan kawasan investasi.

Langkah tersebut berjalan seiring dengan kinerja investasi Batam yang menunjukkan tren positif sepanjang semester pertama 2026.

Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), realisasi investasi Semester I 2026 mencapai Rp29,89 triliun atau sekitar 42,7 persen dari target Rp70 triliun. Capaian itu terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp17,80 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp12,09 triliun.

Sementara berdasarkan metode bottom up, BP Batam mencatat realisasi investasi sebesar Rp38,97 triliun atau 55,67 persen dari target tahunan Rp70 triliun.

Komposisi negara asal investasi juga menunjukkan kuatnya kepercayaan investor terhadap Batam. Pada Triwulan II 2026, Singapura menjadi investor terbesar, disusul Korea Selatan, Tiongkok, Hong Kong, dan Malaysia.

Dominasi negara-negara tersebut memperlihatkan posisi strategis Batam dalam perdagangan dan rantai pasok kawasan Asia.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan peningkatan investasi harus berjalan beriringan dengan perbaikan kualitas pelayanan. Menurut dia, investor membutuhkan kepastian regulasi dan kemudahan dalam menjalankan usaha.

“Kami ingin memastikan investor mendapatkan kepastian dalam berusaha. Oleh karena itu, pembenahan regulasi dan peningkatan kualitas pelayanan menjadi bagian penting dari transformasi yang terus kami lakukan agar investor merasa aman dan nyaman mengembangkan usahanya di Batam,” ujar Amsakar, Senin (31/8/2026).

BP Batam juga memperkuat perannya sebagai single-window regulator di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam. Kebijakan ini diarahkan untuk menyederhanakan proses layanan dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Di sisi kawasan, BP Batam memperkuat ekosistem industri dengan mendorong sektor manufaktur, logistik internasional, industri digital dan kreatif, serta industri ringan nonkimia.

Baca juga:Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam Mulai Pulihkan Aliran Air

Amsakar menegaskan investasi tidak cukup hanya mengejar nilai realisasi. Pemerintah juga ingin memastikan investasi memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Fokus kami tidak hanya membenahi penataan dan pengembangan kawasan, tapi bagaimana agar kinerja investasi yang kian baik ini dapat memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Artinya, investasi yang hadir harus mampu memperkuat industri, menciptakan peluang ekonomi, dan memberikan nilai tambah bagi Batam,” kata Amsakar.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan, investasi harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian Batam.

Ia berharap transformasi layanan investasi yang terus berjalan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kawasan yang produktif, tertata, dan kompetitif.

“Kami menyadari bahwa membangun Batam tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kepercayaan dan kerja sama antara pemerintah, investor, pelaku usaha, dan masyarakat. Mari kita bahu membahu agar perekonomian di Batam bisa tumbuh lebih baik,” ujar Li Claudia.

Baca juga:Beras SPHP Dijual Rp56.500, Polsek Batu Aji dan Bulog Gelontorkan 5,5 Ton untuk Warga

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, GWM Bank Turun Mulai November 2026
BEI Sesuaikan Batas ARB Saham Murah, Ini Aturan Baru yang Berlaku
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Anggaran Lebih dari Rp3 Triliun
IM3 Platinum Tawarkan Bundling iPhone 18 Pro dengan Kuota 175 GB dan Roaming Gratis di 20 Negara
OJK Perbarui Aturan Rencana Bisnis Bank, Perkuat Strategi dan Pengawasan Berbasis Risiko
OJK Dorong Generasi Muda Pahami Peluang dan Risiko Tokenisasi Aset
Telkom Rampungkan Penataan 24 Anak Usaha, Bidik Valuasi Rp550 Triliun pada 2030
Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI di Indonesia, Tekankan Infrastruktur dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:39 WIB

BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, GWM Bank Turun Mulai November 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:15 WIB

BEI Sesuaikan Batas ARB Saham Murah, Ini Aturan Baru yang Berlaku

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Anggaran Lebih dari Rp3 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:11 WIB

IM3 Platinum Tawarkan Bundling iPhone 18 Pro dengan Kuota 175 GB dan Roaming Gratis di 20 Negara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:37 WIB

OJK Perbarui Aturan Rencana Bisnis Bank, Perkuat Strategi dan Pengawasan Berbasis Risiko

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, memimpin rapat paripurna tersebut bersama Wakil Ketua I Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda. Wali Kota Batam Amsakar Achmad, jajaran Pemerintah Kota Batam, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu (21/10/2026). Foto: Istimewa

News

DPRD Batam Setujui Perda Sampah Baru

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:37 WIB