Peringatan May Day di Batam, Lima Tuntutan Buruh

Selasa, 30 April 2024 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Buruh berkumpul di depan kantor wali Kota Batam menyampaikan tuntutan kepada pemerintah, pada saat hari buruh beberapa waktu lalu. Matapedia6.com/Istimewa

Ratusan Buruh berkumpul di depan kantor wali Kota Batam menyampaikan tuntutan kepada pemerintah, pada saat hari buruh beberapa waktu lalu. Matapedia6.com/Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Peringatan hari buruh sedunia, ratusan Buruh di Kota Batam akan turun ke jalan dan sampaikan lima tuntutan untuk kesejahteraan Buruh di Kota Batam, salah satunya penghapusan Outsourcing.

Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam Yapet Ramon mengatakan May Day merupakan hari bersejarah bagi perjuangan kesejahteraan kaum buruh di seluruh dunia.

Dia menjelaskan hari buruh juga menjadi peringatan bagi pemerintah dan kaum pemodal bahwa 8 jam bekerja, 8 jam istirahat dan 8 jam rekreasi merupakan waktu yang ideal bagi kaum buruh dan pekerja.

“May Day Is Not Holiday, May Day Is Struggle Day For Prosperity”

Ramon mengatakan serikat pekerja/Serikat Buruh bersama Partai Buruh yang bergabung di dalam Koalisi Rakyat Batam akan melakukan peringatan Hari Buruh “MAY DAY” pada 1 Mei 2024 dengan demonstrasi di depan kantor Walikota Batam.

“Massa aksi sekitar 5.000 sampai dengan 10.000 gabungan akan berkumpul di halte Panbil Muka Kuning dan Parkiran Stadion Temenggung Abdul Djamal sebelum menuju ke Kantor Walikota Batam,” kata Ramon.

Tuntutan yang akan dibawa oleh buruh Kota Batam yakni:

Meminta kepada pemerintah Prabowo Gibran untuk mencabut Omnibus Law UU Cipta Kerja Nomor 6/2023

Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah (HosTum). Meminta kepada pemerintah Prabowo Gibran untuk menghapus praktek kerja outsourcing/modern slavery dan kenaikan upah tahun 2025 sebesar 15%

Meminta pemerintahan Prabowo Gibran memperhatikan dan ikut mengawasi, serta melakukan pembinanaan terhadap penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja/K3 di setiap perusahaan.

Meminta pemerintahan Prabowo Gibran mencabut PMK 168/2023 dan PP 58/2023 tentang PPH 21 yang memberatkan kaum buruh

Mendorong terselenggaranya Pilkada di Batam dan Provinsi Kepri berjalan damai sesuai peraturan yang berlaku.

“Harapan kami pemerintah memperhatikan tuntutan kaum buruh disampaikan pada perayaan May Day 2024 ini,” kata Ramon.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Redaksi

Berita Terkait

Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik
Ngaji Kebangsaan, Kapolri Tekankan Sinergi Ulama dan Polri Jaga Persatuan
Dari Rak Gebyar Melayu Pesisir Mart hingga Panggung Nasional: Cerita di Balik Geliat UMKM Kepri
Fesmed Selat Malaka AJI 2026 di Batam Bahas Kebebasan Pers dan Isu Publik Asia Tenggara
Polisi Tangkap Pria yang Acungkan Parang ke Tukang Parkir di Nagoya Saat Nongkrong di Kafe
Lapas Cipinang Percepat Penataan Hunian untuk Mendukung Pembinaan Keagamaan Warga Binaan
506 Ribu Batang Rokok Ilegal Digagalkan Bea Cukai Batam, 2 Speedboat Disita di Perairan Pulau Bulan
Perselisihan Parkir Mobil di Ruko Kavling Baru Sagulung Sempat Viral, Dua Pihak Berdamai

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 17:41 WIB

Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik

Minggu, 27 September 2026 - 13:13 WIB

Ngaji Kebangsaan, Kapolri Tekankan Sinergi Ulama dan Polri Jaga Persatuan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:55 WIB

Dari Rak Gebyar Melayu Pesisir Mart hingga Panggung Nasional: Cerita di Balik Geliat UMKM Kepri

Sabtu, 26 September 2026 - 13:08 WIB

Polisi Tangkap Pria yang Acungkan Parang ke Tukang Parkir di Nagoya Saat Nongkrong di Kafe

Sabtu, 26 September 2026 - 12:06 WIB

Lapas Cipinang Percepat Penataan Hunian untuk Mendukung Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Berita Terbaru