Tim Cyber Polda Kepri Pantau Pergerakan Media Sosial Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Ajak Warga Jaga Kondusifitas

Jumat, 30 Agustus 2024 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah mengajak masyarakat Kepri untuk bijak dalam bermedia sosial, menggunakan media sosial dengan baik dan tidak menyebar berita Hoax.

“Mari kita saling menjaga dan saling peduli, kita ciptakan suasana kondusif di Kepri, dengan tidak menyebar isu propokatif apalagi hoax,” kata Yan Fitri, Jumat (30/8/2024)

Yan Fitri juga mengaku Bangga melihat Antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan pemilu di Kepri dalam mengawal proses tahapan PIlkada.

“Seluruh daerah sudah melakukan pendaftaran calon Kepala daerah. Semua berjalan aman dan kondusif. Kita dari kepolisian komitmen mengawal setiap proses dan tahapan pilkada di Kepri,” katanya.

Yan Fitri menyebutkan memastikan keamanan dan ketertiban menjadi prioritas, bagi Kepolisian. Polda Kepri juga melakukan pengawasan ketat di media sosial dan kesiapan personel untuk menjaga kelancaran Pilkada.

“Kami akan terus mengawasi perkembangan di media sosial yang berpotensi menimbulkan kebencian. Tim patroli siber kami siap memantau dan memberikan panduan tentang cara berkomunikasi yang aman dan bijaksana,” kata Yan Fitri.

Yan Fitri mengajak masyarakat Kepri agar menghindari penyebaran hoaks dan kampanye hitam, karena hal ini bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

“Mari kota jaga Kepri tetap aman dan Kondusif, tanamkan dalam diri kita bahwa Kepri adalah milik kita semua yang ada di Kepri dan Kepri adalah kita,” kata Yan Fitri.

Seperti diketahui Pemilihan Kepala Daerah serentak akan berlangsung pada 27 November 2024. Provinsi Kepri terdapat 3.325 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sebanyak 11.853 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya disiagakan untuk mengamankan seluruh tahapan Pilkada.

Lebih dari 6.000 personel, termasuk 3.000 di antaranya, siap ditempatkan di TPS untuk memastikan keamanan.

Pengamanan ini juga didukung oleh 678 personel TNI serta berbagai pihak terkait lainnya, termasuk petugas pemadam kebakaran dan satuan pengamanan tambahan yang siap siaga dalam situasi darurat.

Seluruh personel ini akan disebar di 3.325 TPS yang tersebar di seluruh Provinsi Kepulauan Riau. Mengingat karakteristik wilayah yang lebih banyak terdiri dari lautan dibandingkan daratan, setiap TPS diperkirakan akan dijaga oleh 3 hingga 4 personel untuk menjamin kelancaran dan keamanan proses pemungutan suara.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:23 WIB

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terbaru