Anwar Anas Kirim Surat Terbuka ke Batamindo, Soroti Minimnya Rekrutan Karyawan Lokal

Kamis, 15 Mei 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris komisi I DPRD Kota Batam Anwar Anas dari fraksi Gerindra, Kamis (15/5/2025). Matapedia6.com/Dok Anwar Anas

Sekretaris komisi I DPRD Kota Batam Anwar Anas dari fraksi Gerindra, Kamis (15/5/2025). Matapedia6.com/Dok Anwar Anas

MATAPEDIA6.com, BATAM -Anggota DPRD Kota Batam, Anwar Anas, melayangkan surat terbuka kepada pengelola Kawasan Industri Batamindo di Muka Kuning.

Dalam surat itu, ia menyoroti ketimpangan penerimaan tenaga kerja yang dinilainya tidak berpihak kepada warga lokal, khususnya dari Kecamatan Sei Beduk—wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan industri tersebut.

Anwar, yang merupakan putra asli Sei Beduk, mengungkapkan keresahan warga yang merasa “haus di tengah air terjun”. Di tengah ratusan perusahaan yang beroperasi di Batamindo, justru banyak warga sekitar yang kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Sedih rasanya, di daerah kita ada kawasan industri besar tapi kita hanya jadi penonton. Ini seperti berada di tengah air terjun tapi tetap kehausan,” ungkap Anwar kepada wartawan di Batam, Kamis (15/5/2025).

Menurutnya, ketimpangan ini sudah berlangsung cukup lama. Bahkan yang lebih memprihatinkan, tidak ada kontribusi nyata dari perusahaan-perusahaan di Batamindo terhadap masyarakat sekitar dalam bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR).

Anwar pun menyampaikan empat poin penting dalam surat terbukanya, yang telah dikirim melalui PO BOX ke manajemen Batamindo:

  1. Prioritaskan Rekrutmen Warga Lokal: Perusahaan diwajibkan memberi prioritas kepada warga Sei Beduk, terutama untuk posisi non-spesialis.
  2. Kuota Afirmasi Tenaga Kerja Lokal: Minimal 30 persen dari total rekrutmen harus berasal dari kecamatan sempadan seperti Sei Beduk.
  3. Pelatihan Gratis dan Terukur: Perusahaan harus menyediakan pusat pelatihan keterampilan gratis sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.
  4. Laporan Terbuka Berkala: Disusun laporan setiap tiga bulan terkait jumlah tenaga kerja lokal yang direkrut, guna menjaga transparansi.

“Ini bukan hanya suara saya sebagai anggota dewan, tapi suara masyarakat Sei Beduk yang sudah terlalu lama tidak diperhatikan,” tegas Anwar.

Ia juga menyoroti tingginya angka pengangguran dan laju pertumbuhan penduduk di Kota Batam yang seharusnya menjadi perhatian semua pihak, termasuk pelaku industri.

Langkah Anwar Anas ini mendapat respons luas dari masyarakat, terutama kalangan muda yang mendambakan akses kerja lebih adil di kampung halamannya sendiri.

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Gangguan Air Bersih Meluas di Tanjunguma Batam, ABHI: Pompa WTP Sei Ladi Rusak
Kapal Limbah B3 Kandas di Dangas, Komisi III DPRD Batam Desak Tindakan Tegas
Belum Ada Sosialisasi dan Ganti Rugi dari Perusahaan, Satpol PP Kirim SP 2 Penggusuran Warga di MKGR
Dishub Batam Anggarkan Rp 450 Juta Bangun Lima Halte Trans Batam Tahun 2026
Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Polda Kepri Kawal Pemulangan 133 WNI Deportasi dari Malaysia
Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus
Dirut BEI Mundur, Tanggung Jawab atas Gejolak IHSG Dua Hari Beruntun

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:36 WIB

Gangguan Air Bersih Meluas di Tanjunguma Batam, ABHI: Pompa WTP Sei Ladi Rusak

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:55 WIB

Kapal Limbah B3 Kandas di Dangas, Komisi III DPRD Batam Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:01 WIB

Belum Ada Sosialisasi dan Ganti Rugi dari Perusahaan, Satpol PP Kirim SP 2 Penggusuran Warga di MKGR

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:38 WIB

Dishub Batam Anggarkan Rp 450 Juta Bangun Lima Halte Trans Batam Tahun 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:57 WIB

Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

Berita Terbaru