Bakamla RI Berhasil Evakuasi 3 Nelayan Tenggelam di Perairan Batu Berhenti Batam

Jumat, 4 Oktober 2024 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim dari KN Tanjung Datu 301 saat melakukan penjemputan nelayan dari kapal Horizon 9 dan menarik kapal nelayan yang tenggelam. Matapedia6.com/Dok KN Tanjung Datu 301

Tim dari KN Tanjung Datu 301 saat melakukan penjemputan nelayan dari kapal Horizon 9 dan menarik kapal nelayan yang tenggelam. Matapedia6.com/Dok KN Tanjung Datu 301

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kapal Negara (KN) Tanjung Datu-301 milik Bakamla RI berhasil mengevakuasi 3 nelayan yang mengalami kecelakaan akibat terhantam gelombang arus kalang palang batu berhenti sehingga kapal nelayan terbalik di Perairan Batu Berhenti Batam, Kamis (3/10/2024)

Kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 16.00WIB,saat KN Tanjung Datu-301 menerima laporan dari VTS Batam melalui VHF Channel 74.

Komandan KN Tanjung Datu-301, Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko melalui Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara mengatakan setelah mendapat informasi tersebut Komandan KN Tanjung Datu-301, Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko,memerintahkan tim untuk bersiap melakukan evakuasi.

Sekitar pukul 16.10 WIB, KN Tanjung Datu-301 ketiga nelayan sementara dievakuasi oleh kapal penyeberangan Horizon 9 yang sedang menuju Singapura. Koordinasi segera dilakukan antara KN Tanjung Datu-301 dan kapal Horizon 9 untuk menentukan lokasi penjemputan.

Tepat pukul 16.30 WIB, tim evakuasi dari KN Tanjung Datu-301 tiba di lokasi yang telah disepakati dan berhasil mengevakuasi tiga nelayan ke kapal menggunakan Sea Rider.

Kapal nelayan yang terbalik juga ditarik. Setelah berada di atas kapal KN Tanjung Datu-301, tim medis segera melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ketiga nelayan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, dua nelayan dinyatakan dalam kondisi sehat, sementara satu nelayan mengalami hipotermia. Ketiga nelayan tersebut diidentifikasi dengan inisial M (52), A (30), dan Z (19).

Setelah kondisi mereka stabil, ketiga nelayan tersebut akan segera diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi penyelamatan ini dinyatakan selesai dengan sukses.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Tujuh Komisioner OJK Resmi Dilantik, Friderica Tegaskan Fokus Stabilitas dan Perlindungan Konsumen
Pelayanan Publik Tetap Optimal, ASN Pemko Batam Terapkan WFA Usai Libur Idulfitri
Hari Pertama Kerja, Amsakar Gas Pol Tinjau Proyek Strategis Batam
Pria Terjun di Jembatan 5 Barelang Ditemukan Meninggal Dunia
Polisi dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Kosong di Kawasan Gudang Pelita Batam
Amsakar Salat Id Bersama Ribuan Warga Batam di Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Penuh Sesak
Open House Wali Kota Batam, Silaturahmi Tanpa Jarak dengan Masyarakat
759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:28 WIB

Tujuh Komisioner OJK Resmi Dilantik, Friderica Tegaskan Fokus Stabilitas dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:05 WIB

Pelayanan Publik Tetap Optimal, ASN Pemko Batam Terapkan WFA Usai Libur Idulfitri

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:23 WIB

Pria Terjun di Jembatan 5 Barelang Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 23 Maret 2026 - 22:16 WIB

Polisi dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Kosong di Kawasan Gudang Pelita Batam

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:22 WIB

Amsakar Salat Id Bersama Ribuan Warga Batam di Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Penuh Sesak

Berita Terbaru

Warga saat mengamankan anak yangembawa motor warga Mansang kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (24/3/2026). Matapedia6.com/Istimewa

Hukum Kriminal

Siswi SD di Batam Bawa Motor Warga Mansang, Polisi: Sudah Berdamai

Rabu, 25 Mar 2026 - 21:50 WIB