MATAPEDIA6.com, BATAM – Hujan deras yang mengguyur kota Batam sejak siang hari mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan. Kamis (19/2/2026) sore.
Genangan air dengan cepat melumpuhkan ruas-ruas jalan di beberapa kecamatan, di Kota Batam yakni Sekupang, Batuampar, Bengkong, hingga Sagulung.
Namun, pemandangan paling dramatis terlihat di Jalan Tiban I, persisnya tak jauh dari simpang lampu merah Vitka.
Dimana dilokasi tersebut air dengan angkuhnya naik hingga mencapai 50 sentimeter setinggi lutut orang dewasa membelah arus lalu lintas seperti sungai dadakan di tengah aspal.
“Padahal siang tadi jalan masih kering, biasa saja. Begitu masuk sore, air langsung naik,” kata Rifka, seorang warga yang setiap hari menyaksikan jalan di depan rumahnya berubah wajah.
Perempuan itu mendeskripsikan bagaimana hiruk-pikuk kendaraan berubah menjadi kekacauan.
Satu per satu pengendara motor yang nekat menerabas genangan harus menanggung akibatnya.
Mesin mendadak mati, langkah kaki terpaksa menginjak air keruh untuk mendorong kendaraan ke tempat yang lebih tinggi.
“Tadi cukup banyak yang mogok. Mereka terpaksa didorong sama warga,” tambahnya.
Ruas jalan yang menjadi penghubung menuju pusat kota itu pun berubah jadi kubangan.
Baca juga: Lantik Pejabat Baru, Amsakar Targetkan Sampah Darurat, Banjir dan Jalan Macet Segera Diatasi
Sejumlah pengendara yang lebih waspada memilih memutar arah, mencari jalur alternatif ketimbang mengambil risiko merendam kendaraannya.
Rifka mengatakan jalan tersebut sudah menjadi langganan, banjir tahunan yang tak pernah ada solusinya.
Setiap kali intensitas hujan tinggi, jalan itu pasti lenyap ditelan air.
“Memang di jalan ini setiap hujan deras, langsung banjir. Penyebabnya ya saluran drainase yang kecil, tidak mampu tampung debit air,” kata Rifka.
Warga berharap perbaikan saluran drainase dilakukan sesegera mungkin disekitar lokasi tersebut agar jalan tersebut tidak banjir lagi.
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega



















