Batam Sampaikan Komitmen Investasi USD 10 Miliar di Forum Bisnis Singapura

Rabu, 19 November 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis. Foto:Humas BP Batam

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis. Foto:Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) posisinya sebagai magnet investasi regional. Pada forum internasional The Second Edition of Islands of Growth di Suntec Singapore Convention & Exhibition Centre, Selasa (18/11/2025),

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, memaparkan lonjakan minat investor global terhadap Batam.

Forum ini menghadirkan Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Dubes RI untuk Singapura Suryo Pratomo, Chairman Singapore Economic Development Board (EDB) Png Cheong Boon, serta Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Dalam sesi pemaparannya, Fary mengumumkan komitmen investasi sebesar USD 10,35 miliar dari 20 perusahaan global yang bergerak di sektor energi, manufaktur lanjutan, industri maritim, hingga logistik.

Ia menegaskan, perubahan besar dalam peta rantai pasok global menempatkan kawasan Batam–Bintan–Karimun (BBK) sebagai simpul strategis untuk masuknya investasi ke Indonesia.

Lokasi Batam yang hanya 20 km dari Singapura memberi keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki banyak kawasan lain di Asia Tenggara.

“Investor kini menunjukkan keyakinan jangka panjang terhadap Batam. Mereka melihat arah pembangunan yang semakin jelas dan layanan yang semakin pasti,” ujar Fary.

Untuk memperkuat arus investasi, BP Batam memperkenalkan paradigma layanan baru “Batam: Your Best Friend to Invest”, yang menghadirkan Investment Dashboard komunikasi satu pintu (single-window communication), kepastian timeline layanan, serta Mobile Investment Clinics untuk penyelesaian cepat isu di lapangan.

Fary juga menyoroti hadirnya dua regulasi baru yang mempercepat transformasi iklim investasi Batam.

Pertama, PP 25/2025 yang memberi BP Batam kewenangan menerbitkan izin dasar termasuk izin lingkungan, PKKPRL, dan PKKPH langsung di Batam.

Kedua, PP 47/2025 yang memperluas kawasan FTZ dan membuka ruang baru bagi industri serta logistik untuk dikembangkan bersama investor.

“Dengan kepastian regulasi dan kapasitas kawasan yang semakin luas, Batam berada pada posisi yang jauh lebih kompetitif di Asia Tenggara,” tegasnya.

Ia menambahkan, Batam juga mempercepat agenda industri hijau melalui pembangunan PLTS Terapung Tembesi dan pengembangan kawasan rendah karbon.

“Batam terbuka, dipercaya, dan bergerak cepat. Invest in Batam, where proximity meets possibility,” tutup Fary.**

 

Berita Terkait

Gangguan Air Bersih Meluas di Tanjunguma Batam, ABHI: Pompa WTP Sei Ladi Rusak
Kapal Limbah B3 Kandas di Dangas, Komisi III DPRD Batam Desak Tindakan Tegas
Belum Ada Sosialisasi dan Ganti Rugi dari Perusahaan, Satpol PP Kirim SP 2 Penggusuran Warga di MKGR
Dishub Batam Anggarkan Rp 450 Juta Bangun Lima Halte Trans Batam Tahun 2026
Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Polda Kepri Kawal Pemulangan 133 WNI Deportasi dari Malaysia
Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus
Dirut BEI Mundur, Tanggung Jawab atas Gejolak IHSG Dua Hari Beruntun

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:36 WIB

Gangguan Air Bersih Meluas di Tanjunguma Batam, ABHI: Pompa WTP Sei Ladi Rusak

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:55 WIB

Kapal Limbah B3 Kandas di Dangas, Komisi III DPRD Batam Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:01 WIB

Belum Ada Sosialisasi dan Ganti Rugi dari Perusahaan, Satpol PP Kirim SP 2 Penggusuran Warga di MKGR

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:38 WIB

Dishub Batam Anggarkan Rp 450 Juta Bangun Lima Halte Trans Batam Tahun 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:57 WIB

Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

Berita Terbaru