Bea Cukai Batam Bahas Strategi Hadapi Tarif Resiprokal AS

Sabtu, 19 April 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bea Cukai Batam bahas tarif resiporal AS dengan pelaku usaha beberapa hari lalu. Foto:Dok/Ist

Bea Cukai Batam bahas tarif resiporal AS dengan pelaku usaha beberapa hari lalu. Foto:Dok/Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM-Bea Cukai Batam menggelar audiensi bersama perwakilan 30 perusahaan ekspor-impor membahas dampak penerapan tarif resiprokal Amerika Serikat terhadap Indonesia, Kamis (17/4).

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Evi Octavia, menyebut tarif baru AS berpotensi mengganggu arus logistik, produksi, hingga memicu PHK dan penurunan penerimaan pajak.

“Salah satu dampak langsung adalah meningkatnya permintaan pengiriman barang dalam waktu 90 hari sebelum tarif berlaku, yang menuntut percepatan proses produksi dan kepabeanan,” ujarnya dikutip dalam keterangannya pada Sabtu (19/4/2025).

Dalam forum tersebut, kata Evi, pelaku usaha menyampaikan kendala dan potensi risiko akibat kebijakan tersebut. Bea Cukai merespons dengan memperluas program EPIC 100—skema percepatan layanan kepabeanan—khusus bagi perusahaan yang berorientasi ekspor ke AS.

“Langkah ini bagian dari komitmen kami sebagai fasilitator perdagangan dan pendukung industri. Sinergi dengan pelaku usaha penting agar Batam tetap tangguh di tengah tantangan global,” kata Evi.

Permasalahan yang belum terpecahkan akan diinventarisasi dan dibahas di level lebih tinggi untuk mencari solusi terbaik.

Sebagai mana diketahui Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menerapkan tarif impor sebesar 32% terhadap produk dari Indonesia mulai 9 April 2025.

Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi “tarif timbal balik” (reciprocal tariff) yang ditujukan kepada negara-negara mitra dagang AS, termasuk Indonesia.

Editor:Zalfirega


Berita Terkait

Pertamina Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan, Akses BBM Kian Dekat
Pertamina Salurkan 1.000 Paket Sembako Lewat Pasar Murah di Lhokseumawe
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi dan Kewajiban Pelaporan SLIK
OJK Kepri Gandeng DPK, Perpustakaan Disulap Jadi Pusat Edukasi Keuangan
Pertamina Sumbagut Siagakan Avtur, Kawal 70+ Penerbangan Haji 2026 dari Empat Bandara
Komisaris Utama Tinjau FT Sei Siak, Pertamina Perkuat Keandalan Distribusi Energi Sumbagut
Operator SPBU Berkebaya, Pertamina Sumbagut Rayakan Kartini dengan Layanan Energi Berkelas
OJK Dorong Perempuan Jadi Garda Depan Anti-Fraud, Teladani Semangat Kartini

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:17 WIB

Pertamina Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan, Akses BBM Kian Dekat

Sabtu, 25 April 2026 - 20:07 WIB

Pertamina Salurkan 1.000 Paket Sembako Lewat Pasar Murah di Lhokseumawe

Sabtu, 25 April 2026 - 14:43 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi dan Kewajiban Pelaporan SLIK

Jumat, 24 April 2026 - 19:12 WIB

OJK Kepri Gandeng DPK, Perpustakaan Disulap Jadi Pusat Edukasi Keuangan

Jumat, 24 April 2026 - 09:52 WIB

Pertamina Sumbagut Siagakan Avtur, Kawal 70+ Penerbangan Haji 2026 dari Empat Bandara

Berita Terbaru