MATAPEDIA6.com, BATAM — Sekitar 500 warga bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Salat Istisqa di kawasan Waduk Nongsa, Jumat (9/10/2026).
Selain memohon hujan, kegiatan ini berlangsung di tengah upaya BP Batam memulihkan ketersediaan air baku dan menjaga pasokan air bersih bagi masyarakat.
BP Batam melalui Direktorat Badan Usaha SPAM dan Pengolahan Limbah menginisiasi salat untuk memohon pertolongan Allah SWT agar kondisi air baku di Batam segera membaik. Kegiatan berlangsung khusyuk dan ditutup dengan khutbah yang disampaikan Ustaz Abu Fairuz Ahmad Ridwan, Lc., M.A.
Di sisi lain, BP Batam terus mengupayakan penanganan teknis untuk menjaga pasokan air, khususnya di kawasan Nongsa. Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pihaknya memperkuat jaringan distribusi dan menambah dukungan pasokan air baku melalui sejumlah pekerjaan infrastruktur.
Salah satu langkah yang dilakukan ialah memperkuat interkoneksi pipa dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Duriangkang ke jaringan distribusi Nongsa.
Baca juga:Film UNIFORM Tayang 22 Oktober 2026, Angkat Pesona Batam Lewat Layar Lebar
“BP Batam juga memaksimalkan pengerjaan interkoneksi pipa dari Embung Kebun Raya Nongsa menuju Waduk Nongsa sebagai dukungan penambahan pasokan air baku lokal secara signifikan,” ujar Ariastuty.
BP Batam juga menyiagakan mobil tangki air untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama pengerjaan infrastruktur berlangsung. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga distribusi air bersih di tengah proses penanganan pasokan.
Ariastuty menjelaskan, BP Batam menjalankan penanganan teknis secara bertahap dan terukur. Pihaknya juga mengevaluasi pengaturan distribusi agar penyaluran air kepada masyarakat tetap berjalan.
“Upaya penanganan teknis terus dilakukan oleh BP Batam secara bertahap dan terukur agar proses pengaturan penyaluran air berjalan lancar, sehingga pasokan air bersih bagi masyarakat dipastikan dapat teraliri dengan baik,” katanya.
Menurut Ariastuty, Salat Istisqa juga menjadi momentum refleksi sekaligus memperkuat sinergi antara pengelola dan pengguna fasilitas publik. Ia berharap kondisi ketersediaan air baku di Batam segera pulih melalui upaya teknis yang berjalan beriringan dengan ikhtiar spiritual.
“Melalui momentum refleksi spiritual ini, kita memohon rahmat dan kemudahan dari Tuhan Yang Maha Esa agar kondisi ketersediaan air baku di Kota Batam dapat segera pulih,” ujarnya.
BP Batam menyatakan akan terus mengevaluasi tata kelola air dengan melibatkan berbagai pihak. Upaya tersebut diarahkan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus mendukung ketahanan air baku Batam secara berkelanjutan.
Baca juga:Kenal Pamit Kapolda Kepri, Suhendri Tekankan Keamanan dan Kenyamanan Warga
Editor:Redaksi











