Gas Elpiji 3 Kg Langka di Batam, Ombudsman Kepri: Temukan Penyelewengan Agen dan Pangkalan 

Kamis, 26 September 2024 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ombudsman Kepri saat cek di toko-toko dan pangkalan beberapa waktu lalu. Foto:Dok/Ist

Ombudsman Kepri saat cek di toko-toko dan pangkalan beberapa waktu lalu. Foto:Dok/Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM-Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di sejumlah wilayah kota Batam Kepulauan Riau beberapa hari ini dipicu dugaan penyelewengan agen dan pangkalan.

Hal itu hasil dari temuan dari Ombudsman Perwakilan Kepulauan Riau di sejumlah wilayah kota Batam beberapa hari lalu.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari menyebut pihaknya telah turun ke wilayah Batam Kota dan Bengkong. Masing-masing melakukan pemantauan terhadap 5 sampel pangkalan yang berada di daerah tersebut.

“Jadi kami telah lakukan pemantauan di Sosial Media, daerah mana yang paling banyak dikeluhkan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 Kg ini. Ternyata di Batam Kota dan Bengkong,” ujarnya dikutip dalam siaran pers pada Kamis (26/9/2024).

Berdasarkan pemantauan, Ombudsman RI Perwakilan Kepri menemukan keterlambatan dan pengurangan pengiriman tabung LPG 3 Kg ke pangkalan di daerah Bengkong oleh agen.

Temuan lain termasuk pangkalan tanpa log book, timbangan, atau plang resmi, biaya jasa tambahan, pangkalan berdekatan, dan penjualan melebihi HET tanpa KTP di SPBU.

“Kami juga temukan adanya penambahan biaya jasa antar sekitar Rp1.000,- hingga Rp5.000,- per tabung, tabung yang beirisi 7-7,5 Kg. Serta kami temukan jarak antar pangkalan yang sangat berdekatan,” jelasnya.

Setelah pemantauan dilakukan, pada Jumat (20/09/2024) Ombudsman RI Perwakilan Kepri meminta keterangan dari Pertamina Patra Niaga Wilayah Kepri di Kantor Ombudsman RI Provinsi Kepri.

Perwakilan Pertamina dihadiri oleh Bagus Handoko, Sales Area Manager, dan timnya. Pertamina melaporkan bahwa ketersediaan LPG 3 Kg kini sudah mulai normal setelah operasi pasar dan kerjasama dengan Disperindag Kota Batam.

Hasil pengawasan Pertamina juga menemukan dugaan mismanagement pendistribusian oleh agen. Pertamina menjelaskan upaya mereka dalam mengatasi kelangkaan dan akan turun langsung untuk mengawasi penjualan di lapangan.

“Mereka juga akan koordinasi dengan pangkalan terkait biaya tambahan yang tidak seharusnya dikenakan kepada masyarakat,” imbuhnya.

“Disampaikan bahwa Pertamina akan turun langsung ke SPBE, agen maupun pangkalan dengan mengecek ketersediaan timbangan, bagaimana kondisi timbangan serta melakukan penimbangan sampel tabung secara acak,” tambah dia.

Lagat menambahkan Ombudsman RI Perwakilan Kepri menyurati Pertamina Patra Niaga Wilayah Kepri memberikan saran untuk memastikan penyaluran LPG 3 Kg rutin, mengawasi agen yang melanggar perjanjian, kontrol kualitas distribusi, dan menertibkan pangkalan yang belum memasang plang.

Baca juga:Rela Antre di Bawah Panas Terik Matahari demi Gas Melon saat Operasi Pasar LPG 3 Kg

 

Cek berita artikel lainnya Google News

 

Penulis:Zalfirega |Editor:Meizon

Berita Terkait

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri
1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:53 WIB

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Berita Terbaru