Harga BBM Non-Subsidi Naik Mulai 1 September, Pertamina Dex Melonjak hingga Rp4.200 per Liter

Selasa, 1 September 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu SPBU wilayah Batam. Foto:Istimewa

Salah satu SPBU wilayah Batam. Foto:Istimewa

61 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Harga sejumlah BBM non-subsidi Pertamina naik mulai 1 September 2026. Kenaikan paling terasa terjadi pada Pertamina Dex dan Dexlite, sementara harga Pertamax 92 tetap.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyesuaikan harga BBM non-subsidi secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat.

Untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara, harga Pertamax Turbo naik dari Rp18.700 menjadi Rp20.000 per liter. Pertamina Dex naik cukup tajam dari Rp21.650 menjadi Rp25.750 per liter, sedangkan Dexlite naik dari Rp20.150 menjadi Rp24.200 per liter.

Kenaikan juga berlaku di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Pertamax Turbo kini dibanderol Rp20.450 per liter, naik dari Rp19.100. Pertamina Dex naik dari Rp22.100 menjadi Rp26.300 per liter, sementara Dexlite naik dari Rp20.550 menjadi Rp24.750 per liter.

Batam punya harga berbeda

Sebagai kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ), Batam menerapkan harga khusus untuk sejumlah produk BBM non-subsidi.

Mulai 1 September, harga Pertamax Turbo di Batam naik dari Rp17.400 menjadi Rp18.550 per liter. Pertamina Dex naik dari Rp20.100 menjadi Rp23.950 per liter, sedangkan Dexlite naik dari Rp18.700 menjadi Rp22.500 per liter.

Dengan harga baru tersebut, Pertamina Dex di Batam masih lebih murah dibandingkan harga produk yang sama di wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau di luar skema FTZ yang mencapai Rp26.300 per liter.

Sementara itu, Pertamina tidak mengubah harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan penyesuaian harga dilakukan secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga:Pertamina Sumbagut Salurkan Masker N95 dan Oksigen untuk Tim Pemadam Karhutla Pelalawan

“Penyesuaian harga dilakukan secara berkala yang dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah,” ujar Fahrougi.

Menurut dia, Pertamina tetap berupaya menjaga ketersediaan produk dan pelayanan energi di seluruh wilayah Sumbagut.

Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui Pertamina Customer Solution 135 atau media sosial resmi @pertamina_sumbagut.

Baca juga:Arlon Veristo Kenang Mas Bro: Sosok Humble yang Dekat dengan Masyarakat

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara Batam, Li Claudia Turun Bagikan Masker
Kapolda Kepri Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Publik dan Keamanan
Lapas Batam Over Kapasitas Diisi Hampir 1.241 Warga Binaan, Lebih dari Dua Kali Kapasitas
Polisi Sita Ribuan Botol Minuman Beralkohol Tanpa Izin Edar di Bengkong
Kapolda Kepri Suhendri Lantik Tujuh Pejabat Utama, Ini Daftar Pergantiannya
Delapan Fraksi DPRD Batam Dukung Revisi Perda Ketertiban Umum
Cekcok Berujung Perkelahian Berdarah di PJB Sagulung, Polisi Benarkan Korban Dirawat
Pertamina Dampingi Warga Kampung Tua Terih Batam Olah Limbah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara Batam, Li Claudia Turun Bagikan Masker

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Kepri Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Publik dan Keamanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Lapas Batam Over Kapasitas Diisi Hampir 1.241 Warga Binaan, Lebih dari Dua Kali Kapasitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Polisi Sita Ribuan Botol Minuman Beralkohol Tanpa Izin Edar di Bengkong

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kapolda Kepri Suhendri Lantik Tujuh Pejabat Utama, Ini Daftar Pergantiannya

Berita Terbaru