Lapas Batam Panen 50 Kg Kacang Panjang, Wujud Pembinaan Kemandirian

Selasa, 3 Desember 2024 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Batam, Heri Aguswanto bersama warga binaan melakukan panen raya kacang panjang hasil pembinaan kemandirian, Selasa (3/12/2024)  Matapedia6.com/Dok Lapas

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Batam, Heri Aguswanto bersama warga binaan melakukan panen raya kacang panjang hasil pembinaan kemandirian, Selasa (3/12/2024) Matapedia6.com/Dok Lapas

MATAPEDIA6.com, BATAM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam mencatat pencapaian luar biasa dengan memanen 50 kilogram kacang panjang hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Panen ini menjadi bagian dari program yang mendukung ketahanan pangan nasional serta mencerminkan keberhasilan pembinaan warga binaan untuk mandiri dan produktif.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Batam, Heri Aguswanto, menyampaikan bahwa panen ini merupakan wujud nyata kontribusi Lapas Batam terhadap Program Ketahanan Pangan, Program Asta Cita Presiden Prabowo, dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

“Kami bangga dengan hasil ini. Sebanyak 50 kilogram kacang panjang berhasil dipanen dari area perkebunan Lapas. Ini adalah hasil kerja keras dan komitmen warga binaan yang mengikuti pembinaan kemandirian,” kata Heri.

Program pembinaan ini dilakukan di area perkebunan Lapas Batam yang telah disiapkan untuk berbagai jenis tanaman. Kacang panjang dipilih karena memiliki waktu panen relatif singkat, hanya membutuhkan 45 hari sejak penanaman.

“Pembinaan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberikan keterampilan kepada warga binaan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” jelas Heri.

Hasil panen kacang panjang digunakan untuk berbagai keperluan. Sebagian diberikan kepada keluarga warga binaan, sebagian lagi dimasak bersama petugas dan warga binaan, serta dijual kepada pegawai lapas dan pasar lokal. Langkah ini memastikan hasil panen memberikan manfaat nyata bagi banyak pihak.

“Program ini tidak hanya memberikan hasil nyata dalam bentuk sayuran berkualitas, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan semangat kemandirian di kalangan warga binaan,” tambah Heri.

Heri juga berharap program pembinaan ini dapat terus ditingkatkan. “Kami ingin pembinaan seperti ini terus berkembang sehingga Lapas Batam bisa menjadi contoh dalam mengelola program ketahanan pangan dan kemandirian warga binaan,” ujarnya.

Panen kacang panjang ini menjadi bukti pembinaan di Lapas Batam tidak hanya fokus pada pemulihan moral dan mental, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci | Editor: Zalfirega

Berita Terkait

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru