MATAPEDIA6.com, BATAM – Likhai minta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam buat posko pengaduan terkait masalah parkir di Kota Batam. Pasalnya saat ini masih banyak petugas parkir yang tidak memberikan karcis parkir kepada pengendara di lapangan.
“Kalau kita lihat Dishub Kota Batam, tidak siap dalam pelaksanaan kenaikan Parkir di Kota Batam,” kata Likhai, Rabu (17/1/2024).
Di hari ke tiga setelah penerapan kenaikan parkir di Kota Batam sudah mulai banyak keributan di lapangan.”Ini masih hari ke tiga, dimana kedepannya,” kata Likhai.
Dia menegaskan Dishub Kota Batam harus secepatnya membuat posko pengaduan agar tidak sampai terjadi keributan.”Saya sendiri sudah jadi korban, saya parkir di Penuin, petugas parkir tidak memberikan kertas parkir. Saat saya minta kata mereka habis,” kata Likhai.
Dia mengatakan melihat hal tersebut sangat jelas bahwa Dishub Kota Batam tidak siap.”Ini akan jadi bom waktu ke depan, karena biaya parkir yang harus kita bayar bukan murah, bahkan pertamanya terus naik,” kata Likhai.
Saat ini kata Likhai masih banyak ditemukan di lapangan petugas parkir yang tidak mengenakan seragam, tidak bisa menunjukkan kartu identitas. Bahkan parahnya tidak memiliki kertas parkir. “Ini juga kita minta kepada Dishub untuk pengawasannya,” kata Likhai.
Dia juga menegaskan sesuai dengan Perda nomor 1 tahun 2024 mengenai parkir bahwa pencarian uang parkir harus disertai dengan kertas parkir.”Jadi saya himbau kepada masyarakat agar tidak membayar parkir jika tidak ada kertas parkir,” kata Likhai.
Dia juga mengatakan jika ada petugas parkir meminta uang parkir, namun tidak memberikan karcis agar jangan dibayar.”Wrag bisa pertanyaan juga identitas petugas, kalau tidak ada tidak usah bayar dan kalau terjadi keributan silahkan laporkan ke polisi,” kata Likhai.
Penulis: luci | Editor: Redaksi