MATAPEDIA6.com, BATAM – Masa kepengurusan periode 2019–2025, Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Provinsi Kepulauan Riau resmi menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) untuk tiga daerah Tanjungpinang, Batam, dan Karimun.
Kegiatan berlangsung di Hotel Aston, Pelita Kota Batam, Provinsi Kepri, Minggu (16/11/2025).
Konferda dan Konfercab yang dilaksanakan menjadi momentum penting konsolidasi partai menghadapi dinamika politik menuju 2029
Kegiatan dibuka oleh Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP, Djarot Syaiful Hidayat, yang hadir sebagai utusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Dalam sambutannya, Djarot menegaskan kembali fungsi mendasar partai politik sebagai pilar bangsa.
“Partai politik itu untuk mewujudkan tujuan negara, menjadi suara aspirasi rakyat, dan memastikan tujuan negara benar-benar terwujud,” ujar Djarot.
Baca juga: Kamaluddin Sebut Kepengurusan DPD Nasdem Batam Masih Digodok, Amsakar Masih Rangkap Jabatan
Djarot juga menekankan pentingnya pengelolaan potensi daerah, termasuk Blok Natuna, agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Kepri.
Djarot berharap Konferda dan Konfercab kali ini mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang solid, ideologis, dan siap membangun Indonesia dari Kepulauan Riau.
Sementara dalam sambutannya Ketua DPD PDIP Kepri, Soeryo Respationo, menyampaikan kegiatan ini menandai berakhirnya masa bakti kepengurusan sebelumnya.
Soerya mengungkapkan terima kasih kepada seluruh kader dan simpatisan yang telah bekerja bersama selama lima tahun terakhir.
“Atas nama pribadi dan seluruh pengurus, saya mohon maaf bila ada kekurangan dalam memimpin PDIP Kepri. Semoga kepengurusan yang terpilih nanti bisa membawa partai ini menjadi lebih baik,” kata Soeryo.
Dia menegaskan konferensi ini tidak sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang refleksi untuk mengokohkan komitmen serta menyusun strategi partai ke depan.
Baca juga: MKGR Kepri Dorong Rizki Faisal Pimpin DPD Golkar Kepri
Dalam kesempatan itu Soerya juga mengutip pesan Bung Karno tentang Tri Sakti berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.
Soeryo mengingatkan pentingnya karakter dan arah perjuangan partai dalam menghadapi tantangan modern.
Soeryo juga menyoroti posisi strategis Kepri sebagai kawasan perbatasan yang memiliki nilai geostrategis tinggi dan potensi besar dalam pengembangan industri maritim, teknologi pesisir, hingga penguatan ekonomi lokal.
Dalam pidatonya, Soeryo menyebut hasil Konferda dan Konfercab kali ini akan menjadi fondasi dalam menyusun strategi politik untuk menghadapi tahun politik 2029.
“Kepri tidak boleh hanya menjadi pasar. Laut harus menjadi sumber kesejahteraan. Kita harus menangkan momentum 2029,” tegasnya.
Konfercab di Tanjungpinang, Batam, dan Karimun juga diharapkan menjadi wadah untuk menguatkan akar politik PDIP di tengah masyarakat.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, turut hadir dan memberi apresiasi atas pelaksanaan Konferda dan Konfercab PDIP.
“Kekompakan partai politik adalah kunci dalam membangun Kepri, terutama dengan karakter wilayah yang memiliki pulau terbanyak di Indonesia,” ujar Ansar.
Ansar berharap konferensi ini dapat menghasilkan program strategis dan peta jalan politik yang berkualitas untuk mendukung situasi demokrasi dan pembangunan di Kepri.
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

















