Pemko Batam Siapkan Subsidi SPP untuk Siswa Kurang Mampu, Kadisdik: Kami Sedang Persiapkan Semua Kebutuhan

Rabu, 19 Maret 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto sebut sudah anggarkan Rp 99 miliar untuk program makan bergizi gratis anak didik di Kota Batam, Kamis (12/12/2024) Matapedia6.com/ Luci

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto sebut sudah anggarkan Rp 99 miliar untuk program makan bergizi gratis anak didik di Kota Batam, Kamis (12/12/2024) Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM– Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan subsidi SPP untuk siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan ini akan langsung disalurkan ke sekolah swasta yang menerima siswa tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan semua kebutuhan terkait bantuan SPP. Begitu semua proses selesai, akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Bantuan ini ditujukan untuk siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, namun perlu diingat bahwa tidak semua siswa yang tidak diterima akan mendapat bantuan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (19/3/2025).

Bantuan hanya akan diberikan kepada anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN).

“Sebagai rujukan utama, kami akan menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN), yang kini menggantikan DTKS,” sebut dia.

Kata dia, subsidi SPP sekitar 3.827 siswa SD dan 2.500 siswa SMP tahun ini, berdasarkan proyeksi jumlah siswa yang berisiko tidak diterima di sekolah negeri.

Tri Wahyu Rubianto, menjelaskan bahwa subsidi SPP sebesar Rp300 ribu untuk SD dan Rp400 ribu untuk SMP akan dialokasikan ke sekolah swasta.

“Bantuan ini hanya diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Kami selektif memilih siswa yang membutuhkan,” kata Tri.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan sekolah swasta untuk memastikan subsidi tidak melebihi biaya yang ditetapkan.

“Jika biaya SPP di sekolah swasta Rp500 ribu, kami akan subsidi Rp300 ribu, sehingga orangtua hanya perlu membayar Rp200 ribu. Untuk siswa kurang mampu, mereka hanya perlu membayar Rp300 ribu, sedangkan siswa lainnya membayar sesuai biaya normal,” tuturnya.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing
AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam
Perpanjangan UWT Rumah Puskopkar Batu Aji, BP Batam Belum Terima Tahap Awal dari Pengembang
Ketua IKTD Batam 2004–2009 H. Isnur Fauzi Wafat, H. Arlon Veristo Kenang Sosok Pemersatu Perantau
May Day 2026 Batam Diisi Aksi Bersih Lingkungan, Amsakar–Claudia Apresiasi Peran Buruh

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:43 WIB

Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:15 WIB

BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:34 WIB

Perpanjangan UWT Rumah Puskopkar Batu Aji, BP Batam Belum Terima Tahap Awal dari Pengembang

Berita Terbaru