Perbaikan Jalan Sei Temiang Lambat, Pengendara Was was Saat Melintas

Minggu, 4 Mei 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi perbaikan jalan Diponegoro atau akrab dikenal dengan jalan Sei Temiang, Kota Batam Provinsi Kepri, Minggu (4/5/2025). Matapedia6.com/Luci

Kondisi perbaikan jalan Diponegoro atau akrab dikenal dengan jalan Sei Temiang, Kota Batam Provinsi Kepri, Minggu (4/5/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Proyek perbaikan Jalan Diponegoro, yang lebih dikenal sebagai Jalan Sei Temiang, dari arah Tanjungriau menuju Batuaji, menuai keluhan masyarakat.

Bukannya memberikan kenyamanan, proses perbaikan ini justru membahayakan keselamatan pengendara, terutama saat malam hari.

Pantauan di lapangan terlihat ada empat lubang galian besar di sepanjang jalan, dengan lebar mencapai hampir setengah badan jalan.

Ironisnya, tanda peringatan yang dipasang sangat minim dan hanya berada tepat di depan lubang, membuat pengendara rawan terjebak, terlebih kondisi jalan yang gelap di malam hari.

“Kalau malam, benar-benar berbahaya. Galiannya dalam dan gelap, tanda peringatannya juga seadanya,” ujar Sarno Simanungkalit warga Batuaji yang setiap hari melintasi jalan tersebut, Minggu (4/5/2025).

Sarno mengungkapkan perbaikan sudah berjalan lima hari, namun belum juga menunjukkan perkembangan signifikan.

“Awalnya satu lobang, besoknya jadi dua, sampai sekarang sudah empat. Tapi belum ada yang dicor,” keluhnya.

Selain membahayakan, pengerjaan yang lambat ini juga menyebabkan kemacetan, terutama di sore hari.

Ditambah lagi dengan banyaknya kendaraan berat seperti truk dan kontainer yang melintas, risiko kecelakaan makin tinggi.

Kondisi ini pun mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Kota Batam, Tumbur Hutasoit, dirinya menyayangkan pengerjaan yang terkesan lamban dan tidak profesional.

“Jalan ini sekarang jadi alternatif warga Batuaji dan Sagulung menuju Batam Centre, karena Jalan Ahmad Yani dari Kepri Mall ke Muka Kuning sedang diperbaiki dan macet parah,” ujarnya.

Menurut Tumbur, jika memang harus diperbaiki, pengerjaan seharusnya dilakukan dengan cepat dan aman.

“Jangan sampai perbaikan malah jadi perangkap yang mencelakakan pengendara,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Suhar, mengaku pihaknya tidak mengetahui adanya proyek perbaikan di lokasi tersebut.

“Kalau dari DBMSDA tidak ada pekerjaan di Jalan Sei Temiang. Mungkin itu dari BP Batam,” ujarnya singkat.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri
1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:53 WIB

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Berita Terbaru