MATAPEDIA6.com, BATAM-PLN Batam memulai pembangunan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batam #1 berkapasitas 120 MW.
PLN Batam menandai dimulainya konstruksi pembangkit strategis ini melalui seremoni first piling sekaligus mempertegas komitmen memperkuat keandalan sistem kelistrikan Batam.
Jajaran manajemen PLN Batam bersama para pemangku kepentingan menghadiri seremoni tersebut. Hadir di antaranya Komisaris PT PLN Batam Usep RS, Direktur Operasi Dinda Alamsyah, Vice President Manajemen Proyek Untung Budi Widodo, serta General Manager Divisi EPC PT PP (Persero) Tbk Anjangsono.
Turut hadir Project Manager JO PTPP–Atamora–SPS Muhammad Ali, Direktur Utama PT Pratama Widya selaku subkontraktor pemancangan Andreas Widatama, serta perwakilan unsur sosial masyarakat dari Yayasan Panti Asuhan Askhabul Yamin.
Baca juga:Gardu PLN Batam Dibobol, Terduga Pelaku Tertangkap Basah di Sekupang
Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, menegaskan first piling menjadi fase krusial yang menandai dimulainya pembangunan fisik PLTGU Batam #1. PLN Batam menargetkan proyek ini rampung pada Maret 2028.
“Hari ini kita memulai tahapan penting pembangunan PLTGU Batam #1. Kami memohon doa agar seluruh proses berjalan lancar dan sesuai rencana,” ujar Dinda dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).
Ia menekankan, proyek ini menjawab lonjakan kebutuhan listrik Batam yang terus meningkat seiring pesatnya pertumbuhan industri dan ekonomi.
“Permintaan listrik di Batam sangat tinggi. Kehadiran PLTGU Batam #1 akan memperkuat sistem kelistrikan, meningkatkan keandalan pasokan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager Divisi EPC PT PP (Persero) Tbk, Anjangsono, menyebut seremoni first piling sebagai awal babak baru pelaksanaan proyek pembangkit tersebut.
“Kami memasuki tahap pemancangan sebagai langkah awal konstruksi. Kami membutuhkan dukungan seluruh pihak agar proyek ini berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi Batam,” ujarnya.
Anjangsono menegaskan, PT PP (Persero) Tbk menjalankan seluruh tahapan pekerjaan dengan mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Kami menempatkan aspek K3 sebagai prioritas utama dalam setiap proses pembangunan,” katanya.
Melalui pembangunan PLTGU Batam #1 120 MW, PLN Batam memperkuat fondasi ketenagalistrikan daerah, membuka ruang pertumbuhan investasi, dan mendorong akselerasi pembangunan ekonomi Batam secara berkelanjutan.
Baca juga:Amsakar–Li Claudia Apresiasi Peran Warga dan PLN, Bantuan Bencana Mengalir ke Sumatra
Editor:Zalfirega


















